Virus Corona Malinau

Kasus Covid-19 Malinau Didominasi Transmisi Lokal, Topan Amrullah: Tetap Waspada dan Jangan Panik

Penulis: Mohamad Supri
Editor: M Purnomo Susanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Bupati Malinau, Topan Amrullah saat ditemui awak media seusai menghadiri Apel gelar pasukan, Operasi Lilin Kayan 2020 di Mako Polres Malinau, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (21/12/2020). (TribunKaltara.com/Mohammad Supri)

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kasus Covid-19 Malinau didominasi transmisi lokal, Topan Amrullah: Tetap waspada dan jangan panik.

Data Satuan tugas penanganan Covid-19 Kalimantan Utara, pasien yang dirawat di Kabupaten Malinau saat ini sebanyak 62 orang.

Wakil Bupati Kabupaten Malinau, Topan Amrullah mengatakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Malinau didominasi kasus transmisi lokal.

Baca juga: Harga Premium di Krayan Rp 6.450 & Solar Rp 5.150, Satu Armada Angkut BBM Mulai Beroperasi, Tapi Ini

Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, BPBD Kaltara Sebut Pengawasan Protokol Kesehatan Perlu Ditingkatkan

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Balai Karantina Pertanian Tarakan Perketat Pengawasan Tol Laut

"Di Kabupaten Malinau saat ini, kasus transmisi lokal jauh lebih banyak daripada kasus impor," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (21/12/2020).

Menurut Topan, Satgas penanganan Covid-19 Malinau masih mewaspadai penambahan kasus baru akibat transmisi lokal di Malinau.

Kata Topan, pihaknya juga menemukan adanya klaster keluarga yang merupakan rangkaian kasus kontak erat dengan kasus-kasus sebelumnya.

Kendati demikian, Topan mengimbau agar masyarakat tidak panik dan berpangku tangan dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan syarat mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak panik, tetap beraktivitas seperti biasa tapi harus menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Topan turut mengingatkan agar masyarakat menghargai warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Iring-iringan Patroli Bersama Polda Kaltara Warnai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Kayan 2020

Baca juga: Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Malinau Laksanakan Operasi Lilin Kayan 2020 Selama 15 Hari

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Kaltara Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Kayan 2020

Tidak menunjukkan reaksi rasa takut yang berlebihan kepada pasien atau berperilaku tidak patut terhadap pasien dan keluarganya.

Rasa khawatir menurut Topan adalah hal yang wajar. Namun, jika berlebihan dapat menimbulkan masalah baru.

"Bagi saudara-saudara kita yang sedang menjalani isolasi mandiri, hargailah mereka. Tetap waspada namun jangan berlebihan," ucapnya.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )