Virus Corona

Sempat Menyatakan Siap Disuntik Vaksin Corona, Kini Gubernur Jatim Khofifah Positif Covid-19

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. (Surya.co.id)

"Untuk peruntukkan, akan diutamakan bagi para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan Covid-19, TNI-POLRI serta guru," terangnya.

Baca juga: Zona Oranye Covid-19, Dinas Pendidikan Pastikan Pelajar di Nunukan Kaltara Masih Belajar dari Rumah

Dalam hal distribusi vaksin, Khofifah menyebut, Pemprov Jatim telah menyiapkan sebanyak 2.404 vaksinator yang tersebar di 38 kabupaten/kota.

Vaksinator telah bersertifikat setelah mengikuti training dalam tujuh angkatan dan setiap kabupaten/kota terdapat dua programer.

Tak hanya itu, Pemprov Jatim telah menyiapkan wadah khusus penyimpanan vaksin berupa cold chain sebanyak 1.860 dan vaccine carrier sebanya 8.601 dengan suhu tertentu.

Secara khusus Gubernur Khofifah memerintahkan Kadinkes Jatim untuk memastikan semua sarana dan prasarana dalam kondisi yang masih standard atau ada yang harus diperbaharui.

"Saya ingin semuanya dilakukan verifikasi. Jangan hanya angka, tapi cek kondisinya. Karena ini terkait dengan keamanan vaksin," pesannya.

Khofifah juga mengingatkan agar masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Dia menyebut protokol harus diterapkan secara disiplin demi kebaikan bersama.

Peran Media Melawan Covid-19

Sementara itu, dalam acara media gathering yang bertemakan 'Antisipasi Dampak Natal dan Tahun Baru 2021 serta penanganan Covid-19' ini, Gubernur Khofifah juga meminta peran aktif dari awak media dalam menyampaikan pesan-pesan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Pendekatan-pendekatan oleh media kepada masyarakat sampai ke pelosok disebut Gubernur Khofifah bisa dijalankan dengan melakukan pendekatan sesuai budaya lokal.

"Jika lewat radio lokal, maka bisa disampaikan dengan bahasa daerah masing-masing," imbuhnya.

Pentahelix approach yang disebut Khofifah ini diharapkan bisa terus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan sebagai salah satu kunci utama penurunan angka Covid-19 di Jatim.

Harapan ini bukan tanpa alasan. Sebagaimana diketahui, bahwa Pemprov Jatim terus melakukan pembenahan dan peningkatan sarana dan fasilitas kesehatan yang ada di Jatim.

Khofifah menjelaskan, bahwa per hari Sabtu (26/12/2020) ini, sudah ada tambahan RS Rujukan. Yang semula 127 RS, menjadi 145 RS. Dengan bed yang semula 6.611 menjadi 7.001 bed.

Halaman
1234

Berita Terkini