Virus Corona Nunukan

Zona Oranye Covid-19, Dinas Pendidikan Pastikan Pelajar di Nunukan Kaltara Masih Belajar dari Rumah

Penulis: Febrianus Felis
Editor: Amiruddin
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Dinas Pendidikan Nunukan, Widodo. (TRIBUNKALTARA.COM/FELIS)

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pembelajaran semester genap dimulai tanggal 4 Januari 2021, namun pelaksanaan belajar dari rumah ( BDR ) masih tetap dilakukan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar ( Kabid Dikdas ), Dinas Pendidikan Nunukan , Widodo mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan tim Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan Nunukan perihal pelaksanaan pembelajaran di semester genap 2021.

Meskipun SK 4 Menteri membolehkan adanya sekolah tatap muka pada semester genap 2021, namun melihat perkembangan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nunukan mengalami peningkatan yang signifikan.

Baca juga: Gara-gara Ingin Bayar Utang, Pria di Sebatik Nunukan Ini Nekat Mencuri, Begini Nasibnya Sekarang

Baca juga: PLN Nunukan Kaltara Wacanakan Penambahan Satu Unit Mesin, Begini Reaksi Camat Krayan Induk

Baca juga: 55 Desa di Krayan Nunukan Belum Dialiri Listrik, Camat Pertanyakan Program PLN Desa Terang Benderang

"Mencermati kondisi Covid-19 di Nunukan saat ini, pembelajaran tanggal 4 Januari nanti, dilakukan secara dalam jaringan (Daring) maupun luar jaringan (Luring) sambil melihat kondisi Covid-19. Apalagi Nunukan zona oranye .

Dari hasil diskusi dikeluarkan surat edaran dari Dinas Pendidikan Nunukan, BDR tetap dilakukan Senin nanti," kata Widodo kepada TribunKaltara.com , Sabtu (02/01/2021), pukul 15.00 Wita.

Menurut Widodo, dalam tiga minggu ke depan pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Nunukan .

Jika memungkinkan untuk dilakukan sekolah tatap muka , tentu dengan memenuhi 10 indikator yang sudah menjadi ketentuan Kemendikbud RI.

Utamanya, aspek analisis penyebaran Covid-19 di wilayah terkait.

Kendati begitu, pasca disetujui untuk dibuka belajar tatap muka, ada 3 syarat lagi yang mesti dipenuhi oleh sekolah terkait.

Diantaranya, sarana dan prasarana sekolah terpenuhi, seperti pelengkapan cuci tangan, cadangan masker, toilet, hand sanitizer.

Halaman
12