Penemuan Drone Laut

Faktor Kuat Seaglider Digunakan China untuk Aksi Mata-mata, Walau Dibantah KSAL, Bukan Kali Pertama

Penemuan drone laut atau seaglider yang ditemukan nelayan di Selayar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu. (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews dan KOMPAS.COM)

"Itu bukan rudal, tetapi drone laut, yang biasanya digunakan untuk penelitian bawah laut," kata Boy, melalui sambungan selulernya, Minggu (24/3/2019).

"Hasil pengecekan juga menyebutkan drone ini buatan China."

"Mungkin lembaga penelitian dari China melakukan penelitian namun hanyut sampai ke laut kita, yakni Pulau Tenggel," imbuhnya.

Diketahui, drone diduga milik mata-mata China kembali ditemukan di perairan Indonesia, tepatnya di dekat Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Drone yang berbentuk seperti rudal yang diduga milik China tersebut telah diamankan di Pangkalan Angkatan Laut di Makassar.

Baca juga: Benda Misterius Mirip Rudal yang Ditemukan di Selayar Diduga Mata-mata, KSAL Jelaskan Alat Seaglider

"Tidak ada info dari kepolisian, karena saat ini benda tersebut berada di bawah otoritas Kodim Selayar," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, kepada Tribunnews, Sabtu (2/1/2021).

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pakar Duga Seaglider yang Ditemukan Nelayan Merupakan Perangkat Mata-mata, Bukan Milik Swasta, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/01/04/pakar-duga-seaglider-yang-ditemukan-nelayan-merupakan-perangkat-mata-mata-bukan-milik-swasta?page=all.
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco dan Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bukan Kali Pertama, Drone Diduga Milik Mata-mata China Pernah Ditemukan di Indonesia pada 2019, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/01/03/bukan-kali-pertama-drone-diduga-milik-mata-mata-china-pernah-ditemukan-di-indonesia-pada-2019.
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Ayu Miftakhul Husna