Virus Corona Malinau

Tiap Penerima Dijatah 2 Dosis Vaksin Corona, Ini Penjelasan Kadinkes P2KB Malinau John F Rundupadang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Tiap penerima dijatah 2 dosis Vaksin Corona, ini penjelasan Kadinkes P2KB Malinau John F Rundupadang.

Sebanyak 10.680 vaksin Covid-19 Sinovac tahap pertama diperuntukkan untuk tenaga kesehatan bagi kabupaten/kota dan provinsi di Kalimantan Utara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.332 tenaga kesehatan di Malinau terdata sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap pertama.

Baca juga: Perdana Subsidi Angkutan Perintis 2021, Kabandara Juwata Tarakan Agus Priyanto Sebut Tambah 2 Rute

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 12 Januari 2021, Pisces Sedang Stres, Taurus Bisa Jatuh Sakit

Baca juga: Anak Buah Idham Azis Selidiki Kebakaran di Nunukan, Pelaku Ditembak di Bagian Perut, Begini Nasibnya

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau ( Kadinkes P2KB Malinau), John Felix Rundupadang menerangkan tiap penerima membutuhkan dua dosis vaksin Covid-19.

"Tiap penerima akan divaksinasi sebanyak dua kali. Jadi idealnya untuk tiap penerima diperuntukkan dua dosis vaksin Covid-19," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (11/1/2021).

Menurutnya, tiap penerima vaksin Covid-19 akan divaksinasi sebanyak dua kali secara bertahap.

Sama halnya dengan imunisasi, dia mengatakan batas toleransi untuk vaksinasi tahap pertama ke tahap dua adalah 45 hari.

Jika melewati batas waktu tersebut, maka vaksinasi tahap pertama dianggap batal dan harus divaksinasi ulang.

"Sama halnya dengan imunisasi, dilakukan dua kali secara bertahap. Toleransinya 45 hari, jika lewat waktu, harus disuntik ulang," ungkapnya.

Menurut John Felix, jumlah vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini jumlahnya terbatas dan belum mencukupi untuk seluruh tenaga kesehatan di Malinau.

Halaman
12

Berita Populer