Berita Nasional Terkini

dr Ribka Tjiptaning Dimarahi Sekjend PDIP Hasto Usai Tolak Vaksin Corona: Disumpah Lindungi Pasien

Editor: M Purnomo Susanto
Politikus PDIP Ribka Tjiptaning dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

TRIBUNKALTARA.COM - dr Ribka Tjiptaning dimarahi Sekjend PDIP Hasto usai tolak Vaksin Corona: Disumpah lindungi pasien.

Politikus PDIP yang juga seorang dokter Ribka Tjiptaning menggegerkan rapat bersama Menteri Kesehatan ( Menkes ) Budi Gunadi Sadikin.

Bagaimana tidak, sebagai partai pemerintah, Ribka Tjiptaning yang juga sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini secara tegas menolak Vaksi Corona Sinovac.

Bahkan, secara tegas Ribka Tjiptaning menyatakan, tidak akan mengijinkan keluarganya untuk melakukan Vaksin Corona Sinovac.

Tentu saja, sikap Ribka Tjiptaning ini memancing kemarahan PDIP.

Sehingga, langsung saja Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memarahi Ribka Tjiptaning.

Baca juga: Update Liga Italia Mbappe ke Real Madrid? Maldini Raih Peluang, AC Milan Permanenkan Calhanoglu/Diaz

Baca juga: Terpilih jadi Walikota Pematangsiantar Asner Silalahi Menyusul Kakak Kandung Meninggal Dunia, Profil

Baca juga: Bukan Hanya Listyo Sigit, Ini Deretan Jenderal Akpol 91 yang Bersinar di Era Kapolri Idham Azis

Baca juga: SIARAN LANGSUNG Fiorentina vs Inter Milan Live Streaming Coppa Italia Gratis di TVRI Tayang Sekarang

membuat heboh lantaran terang-terangan menolak vaksin Virus Corona.

Padahal, PDIP diketahui merupakan partai pemerintah yang mengusung Presiden Joko Widodo ( Jokowi) 2 periode.

Ternyata, Ribka Tjiptaning yang merupakan seorang Dokter mengaku mendapat teguran dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait sikapnya tersebut.

PDIP pun berjanji akan menertibkan anggotanya di DPR RI yang tak sejalan dengan arahan partai.

Sebelumnya, Ribka Tjiptaning melontarkan penolakannya tersebut dihadapan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Diketahui, Presiden Jokowi telah menjalani vakninasi Covid-19 menggunakan vaksin Sinovac.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning menjadi perbincangan masyarakat karena menolak untuk divaksin Covid-19.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pun sampai menyampaikan klarifikasi atas pernyataan dari Ribka.

Ditemui usai rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan, Ribka menceritakan bahwa dirinya dimarahi oleh Hasto.

"Kalau saya sih berdasarkan pengalaman ya. Waktu aku Ketua Komisi IX kan aku paparin.

Makanya di wartawan kan kalau ini jangan sepenggal-sepenggal.

Jadi orang salah persepsi.

Jadi cuma Tjiptaning menolak vaksin.

Nah, saya partai pemerintah. Jadi Pak Hasto marah-marah sama sayalah.

Tapi ya itu sih resiko ya," ujar Ribka, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Ribka menegaskan penolakannya bukan tanpa dasar. Latar belakangnya sebagai seorang dokter menjadi alasannya.

Dia mengatakan sebagai dokter dirinya disumpah untuk melindungi pasien.

Karenanya itu membuat Ribka lebih tak mudah menerima apapun terkait masalah kesehatan, termasuk soal vaksin.

"Aku dokter, tentunya sudah tahulah basic dokter dari sisi kesehatan.

Tentunya sumpah dokter itu kan melindungi pasien, apalagi sekarang sebagai wakil rakyat, melindungi rakyatnya.

Jadi sudah dokter, sebagai wakil rakyat.

Jadi apa-apa juga, kalau tentang kesehatan, aku tidak gampang terima," tegasnya.

Baca juga: Fadli Zon Kena Masalah, Kasus Like Konten Dewasa Twitter Berbuntut Panjang, akan Diperiksa Bareskrim

Menurutnya, ini bukan pertama kali dirinya menolak dan tidak menerima hal yang berbau kesehatan.

Ribka mengungkap dirinya juga tak mau menandatangani vaksin flu burung saat masih menjadi Ketua Komisi IX DPR RI.

"Waktu Ketua Komisi, aku flu burung tidak terima. Saya tidak mau menandatangani 493 miliar waktu Siti Fadillah," tandasnya.

Respon Fraksi PDIP

Pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR akan menertibkan setiap anggota dewan yang tidak sejalan dengan dengan arahan partai.

Hal tersebut Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan di DPR, Bambang Wuryanto menyikapi sikap Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning menolak divaksin Covid-19.

"Semua pasukan yang di luar barisan, pimpinan fraksi akan menertibkan. Dijamin tegak lurus arahan partai," ujar Bambang saat dihubungi, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Bambang menjelaskan, penertiban terhadap kader yang tidak searah dengan kebijakan partai, bukan diberikan sanksi tertulis maupun lisan, tetapi diarahkan agar satu suara.

"Tidak ada sanksi, tertib pikirannya, tertib barisannya," ucap Bambang.

Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning dengan tegas menolak divaksin Covid-19.

Baca juga: Update Kasus Virus Corona Indonesia Pecah Rekor, Kematian Melonjak, Efikasi Vaksin Sinovac Diragukan

Penegasannya itu disampaikan langsung dalam rapat kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Selasa (12/1/2021).

Menurut Ribka, belum ada satupun pihak yang dapat memastikan keamanan vaksin Covid-19 asal perusahaan China, Sinovac.

Ribka pun rela membayar jika ada sanksi bagi para pihak yang menolak untuk divaksin.

"Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin, mau pun sampai yang 63 tahun bisa divaksin.

Saya sudah 63 nih, mau semua usia boleh tetap (saya tolak).

Misalnya saya hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta mending saya bayar, saya jual mobil kek," kata Ribka di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta.

"Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain," lanjutnya.

DPR Protes

Penerima vaksin Covid-19 perdana telah dilakukan mulai dari Presiden hingga para tokoh.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengungkapkan kekecewaannya lantaran tidak ada perwakilan pimpinan atau anggota DPR yang menerima vaksin Covid-19 perdana pada Rabu (13/1/2021) ini.

Sementara, kata Nihayatul, pemerintah malah memberikan vaksin perdana kepada influencer yang disebut-sebut mewakili kalangan milenial.

"Kita di DPR tidak ada perwakilan satu pun.

Kita kalah sama artis," kata Nihayatul dalam rapat kerja bersama Menteri Kesehatan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurut Nihayatul, semestinya ada perwakilan DPR sebagai representasi rakyat.

Namun, tidak ada anggota DPR yang menerima undangan vaksin perdana.

"Oke tidak Komisi IX.

Tapi perwakilan DPR saja, tidak ada pimpinan DPR.

Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia, Simakan Batal ke AC Milan Maldini Gaet Bek Chelsea, Lampard Beri Syarat

Misal Ibu Puan (Puan Maharani) dan jajarannya, tidak ada," ujar Nihayatul.

Selain itu, ia merasa Komisi IX tidak dilibatkan Kemenkes dalam berbagai program sosialiasi vaksinasi Covid-19.

Menurut Nihayatul, Kemenkes bisa bekerja sama dengan para anggota dewan yang memiliki konstituen di daerah-daerah.

"Ini belum dihitung.

Jadi saya pikir teman-teman ini bisa menggerakan," katanya.

"Kami jadi bertanya, kami merasa, saya lihat (tayangan) live (televisi), ya ampun kok kami jadi cuma bagian tanda tangan anggaran.

Bagian stempel," imbuh Nihayatul.

Diberitakan, sejumlah pejabat dan tokoh telah menjalani vaksinasi perdana Covid-19 bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Rabu (13/1/2021) ini.

Mereka semua berasal dari berbagai elemen masyarakat, baik pejabat, tokoh agama, petugas kesehatan, perwakilan pengusaha, perwakilan guru, artis, buruh hingga pedagang pasar.

Baca juga: Bukan 78 %, Efikasi Vaksin Sinovac di Brasil Terbongkar, Diulas Mata Najwa Malam Ini? Live Trans 7

Beberapa pejabat dan tokoh yang menerima suntikan vaksin hari ini di antaranya Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Kyai Ishomuddin dari PBNU, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan artis Raffi Ahmad.

Selain itu ada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua PGRI Unifah Rasyidi serta perwakikan dari PGI, KWI, PHDI, Permabudhi dan Matakin.

(*)

Artikel ini telah tayang dengan judul Dimarahi Sekjen PDIP karena Tolak Vaksinasi, Ribka Tjiptaning : Ya Itu Risiko, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/01/13/dimarahi-sekjen-pdip-karena-tolak-vaksinasi-ribka-tjiptaning-ya-itu-risiko?page=3.

Artikel ini telah tayang dengan judul DPR Protes Tak Diajak Vaksin di Istana, Sebut Kalah sama Artis dan Hanya Berfungsi Tanda Tangan, https://wow.tribunnews.com/2021/01/13/dpr-protes-tak-diajak-vaksin-di-istana-sebut-kalah-sama-artis-dan-hanya-berfungsi-tanda-tangan?page=all.

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official