Vaksinasi Covid 19 Kaltara

Reaksi Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno Seusai Divaksin Corona, Ngaku Sehat-sehat Saja

Danrem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Suratno, Kamis (14/1/2021) ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI )

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Komandan Korem atau Danrem 092 Maharajalila , Brigjen TNI Suratno , jadi orang pertama yang divaksin di Kaltara .

Meskipun mendapatkan nomor urut 3, Brigjen TNI Suratno , akhirnya menjadi orang yang pertama disuntikan vaksin Covid-19.

Lantaran dua pejabat sebelumnya, yakni Sekretaris Daerah Kaltara, Suriansyah, dan Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Erwin Zadma harus menjalani skiring ulang, karena tensi darah yang tinggi.

Baca juga: Tidak Ikut Vaksinasi Covid-19, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Beber Alasannya, Ternyata Gegara Ini

Baca juga: BREAKING NEWS Bukan Wali Kota, Anak Buah Idham Azis Jadi Orang Pertama Divaksin Corona di Tarakan

Baca juga: Temui Eks Suami Gisel Usai Suntik Vaksin Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Dapat Teguran Keras dari Sherina

"Terima kasih kepada pemerintah, yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk divaksin," ujar Danrem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Suratno, Kamis (14/1/2021).

Brigjen TNI Suratno mengatakan, tidak gugup ketika disuntik vaksin. Selain itu, dirinya juga tidak memiliki persiapan khusus sebelum divaksin.

"Oh tidak, kami biasa saja, tadi kami urutan ke 3, tapi karena saya semuanya normal jadi yang pertama," terangnya.

"Tidak ada, tidak ada persiapan khusus, sudah biasa, karena kita sering olahraga jadi badan kita kesehatannya terjaga," tuturnya.

Kepada masyarakat, Jenderal bintang satu ini mengimbau, agar tidak takut untuk divaksin dan tidak mempercayai berita hoaks yang banyak beredar.

Baca juga: Perwira Polisi Anak Buah Kapolri Idham Azis Wakapolda Kaltara Brigjen Erwin Zadma Siap Divaksin

Baca juga: SEGERA TAYANG Mata Najwa 13 Januari 2021 Pukul 20.00 WIB di Trans 7, Bongkar Vaksin Corona Sinovac?

Baca juga: Reaksi Tak Terduga Nagita Slavina Lihat Raffi Ahmad Disuntik Vaksin Sinovac Bareng Presiden Jokowi

Karena vaksin yang disuntikan aman, dan dirinya tidak merasakan gejala atau efek samping yang berarti.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak takut divaksin, dan tidak mendengar kata-kata hoaks yang disebarkan," ucapnya.

"Vaksin aman, setelah divaksin, lalu observasi 30 menit, saya tidak ada apa-apa, sehat-sehat saja," tuturnya.

(*)

( TribunKaltara.com / Maulana Ilhami Fawdi )

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Berita Populer