Berita Bulungan Terkini

Mayat Bayi Mengapung di Sungai Kayan Kaltara, Polres Bulungan Buru Pelaku, 2 Saksi Diperiksa

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Amiruddin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penemuan Mayat Bayi di Jl Sabanar Lama, Tanjung Selor, Jumat kemarin. ( HO/ ISTIMEWA)

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Kepolisian Resor atau Polres Bulungan masih memburu pelaku pembuang bayi yang mengapung di Sungai Kayan pada Jumat lalu.

Hal ini dikonfirmasi Kanit Resmob Polres Bulungan, melalui sambungan telepon.

"Kami masih melakukan penyelidikan, hingga hari ini masih diproses sudah ada dua saksi kami mintakan keterangan," ujar Kanit Resmob Polres Bulungan, Ipda Faisal Anang, Sabtu (16/1/2021).

Baca juga: UPDATE Tambah 62, Kasus Covid-19 Kaltara jadi 5.415, Bulungan Terbanyak & Didominasi Transmisi Lokal

Baca juga: Vaksinasi Tahap Pertama Usai, Kadinkes Bulungan Imam Sujono Jelaskan Pemberian Dosis Tahap Kedua

Baca juga: Ada 3.000 Dosis Vaksin, Kadinkes Bulungan Imam Sujono: Vaksinasi Untuk Nakes Target Selesai Sepekan

Selain meminta keterangan, kepada dua saksi yang menemukan mayat bayi, pihak kepolisian juga meminta keterangan dokter, apotek terkait mayat bayi.

"Untuk dua saksi itu adalah pemilik kapal dan ABK yang pertama kali menemukan, lalu kami juga masih meminta keterangan apotek mengenai pembelian obat pendarahan karena itu biasa digunakan setelah kelahiran," ujarnya.

Hingga hari ini, pihaknya masih menunggu hasil visum yang dilakukan RSD Soemarno Sostroatmojo.

"Kami masih menunggu hasil visumnya, mungkin hari Senin depan akan selesai," ucapnya.

Dugaan sementara, pihak Polres Bulungan mengatakan, mayat bayi dilahirkan sendiri oleh sang Ibu, dan diduga nengapung selama 3-4 hari sebelum ditemukan.

Adapun tali pusar yang masih melilit tubuh bayi, diduga dipotong dengan menggunakan pisau atau cutter.

"Dugaan sementara, berdasarkan pendapat dari dokter, kondisi bayi sudah 3-4 hari karena ditemukan mengapung," tambahnya.

Halaman
12