Berita Malinau Terkini

Antisipasi Potensi Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi, BPBD Malinau Waspadai Daerah Dataran Rendah

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malinau (BPBD Malinau), Lengkan Baya. (TribunKaltara.com/Mohammad Supri)

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Kabupaten Malinau diguyur hujan deras disertai angin kencang sejak malam tadi.

Hingga pagi hari ini, hujan dengan intensitas rendah masih mengguyur sebagian besar wilayah kecamatan di Kabupaten Malinau.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kota Tarakan ( BMKG Tarakan ) memperkirakan curah hujan tinggi di Kabupaten Malinau terjadi hingga sepekan ke depan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Kaltara Kamis 21 Januari 2021, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di Malinau

Baca juga: Jalan Poros Bulungan-Malinau di Kecamatan Sekatak Putus, Aliran Sungai Gerus Badan Jalan

Baca juga: UPDATE Tambah 24, Kasus Covid-19 Malinau jadi 394, Didominasi Kasus Transmisi Lokal dan Kontak Erat

Perkiraan BMKG Tarakan, hujan disertai angin kencang di Malinau diperkirakan akan terjadi pada malam hari.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malinau (BPBD Malinau) mengingatkan warga agar berhati-hati dan mewaspadai potensi bencana banjir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Malinau, Lengkan Baya mengatakan pihaknya telah mengantisipasi potensi bencana alam diakibatkan kondisi cuaca ekstrem.

"Kita tetap siaga, utamanya kondisi curah hujan tinggi di Malinau akhir-akhir ini. Di wilayah rawan banjir, daerah dataran rendah, kita siapkan langkah antisipasi," ujar Lengkan Baya kepada TribunKaltara.com, Kamis (21/1/2021).

Menurut Lengkan Baya, jenis bencana alam yang sering ditangani BPBD Malinau adalah banjir di sejumlah wilayah dataran rendah.

Sedangkan jenis bencana seperti tanah longsor dan bencana alam lainnya masih tergolong rendah di Malinau.

"Kalau tanah longsor jarang. Yang paling sering banjir. Biasanya merendam permukiman warga di wilayah dataran rendah," ucapnya.

Halaman
12