Berita Nunukan Terkini

Setelah Dinasihati Riska Minta Cerai, Buruh Penombak Sawit di Nunukan Bacok Istri hingga Tewas

Riskawati (istri) saat tergeletak di ruang tamu persis di depan pintu rumah, Selasa (13/04/2021), pukul 15.30 Wita. (Istimewa).

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Usai dinasehat Riska minta cerai, buruh penombak kelapa sawit di Nunukan bacok istri hingga tewas.

Gegara sakit hati, pria di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) tega membacok istrinya hingga tewas.

Pria itu bernama Musdar (28). Kesehariannya sebagai buruh penombak kelapa sawit di sebuah perusahaan sawit Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan.

Baca juga: Dilarang Mudik, 25 April Terakhir Pelni Nunukan Angkut Penumpang, Berikut Harga Tiket Kapal

Baca juga: Waspada! Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Nunukan Keluarkan Peringatan Dini Lumbis dan Tulin Onsoi 

Baca juga: Dukung Proker Kapolri Listyo Sigit, Polres Nunukan Buka Layanan Respon Time Panggilan Bebas Pulsa

Sementara sang istri Riskawati (29), seorang ibu rumah tangga.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melalui Kapolsek Nunukan, Iptu Randhya Sakhtika mengatakan, pada Sabtu, 10 April 2021 sekitar pukul 07.00 Wita, sang istri (korban) meninggalkan rumah tanpa seizin dan sepengetahuan suami (pelaku).

Namun, malam hari, sang istri sempat menghubungi suaminya melalui telepon seluler. Bahkan, ia memberitahu keberadaannya saat itu di sebuah penginapan yang ada di Nunukan.

Lalu keesokan harinya, sang istri kembali kerumahnya di Sei Menggaris.

"Begitu kembali ke rumah sekira pukul 15.00 Wita, mereka sempat ngobrol berdua di dalam kamar. Suaminya sempat menasehati dia (istri) agar memberitahu jika ingin pergi kemana-mana," kata Randhya Sakhtika kepada TribunKaltara.com, Jumat (16/04/2021), sore.

Tak hanya itu, sang suami juga menegur cara berpakaian istrinya yang menurut dia sudah berubah dari sebelumnya.

Namun, sang istri justru bersikap cuek dan tak menghiraukan nasehat suaminya.

Halaman
123

Berita Populer