Berita Tarakan Terkini

Selama 2 Minggu Mulai Jumat 23 Juli 2021, RSUD Tarakan Tak Layani Operasi, Stok Oksigen Tidak Cukup

Penulis: Andi Pausiah
Editor: Sumarsono
Aktivitas di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Tarakan milik Provinsi Kaltara. Mulai besok RSUD Tarakan tidak melayani operasi hingga dua minggu ke depan.

“Itu diertahankan. Tetap kita lakukan karena itu harus. Tapi operasi dengan perencanaan, ditiadakan dua minggu mulai besok,” tuturnya.

Artinya kamar operasinya tidak dibuka kecuali kasus gawat darurat. Ia pun merincikan jenis  operasi yang direncakan. Misalnya patah kaki yang tertutup, itu menurut dr. Franky masih bisa ditunda.

“Contoh lainnya operasi tumor kandungan, itu bisa ditunda. Juga misalnya benjolan payudara, masih bisa ditunda. Ini karena oksigen kita maksimalkan pasien Covid-19,” tegasnya.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Ruangan Perawatan & Isolasi Pasien di RSUD Tarakan Capai 30 Persen

Lantas jika ditunda apakah tidak memengaruhi kesehatan pasien? Pria yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Kaltara mengatakan, kondisi sakit pasien yang ditunda sudah ada sebelumnya.

Dan tidak memengaruhi kesehatan karena tidak masuk dalam kategori emergency.

“Tapi jika dia kondisinya darurat, emergency dan Analisa dokter harus segera operasi ya wajib operasi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah