Berita Tarakan Terkini

Dua PNS Pemkot Tarakan Disanksi, Satu ASN Terlibat Kasus Asusila Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Penulis: Andi Pausiah
Editor: M Purnomo Susanto
Sekda Kota Tarakan, Hamid Amren. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH

Sementara itu, salah seorang ASN lainnya dijatuhi sanksi sedang ringan berinisial J.

Ia dijatuhi sanksi sedang karena mangkir kerja tanpa alasan yang jelas dan tanpa izin.

“Sanksinya berupa penurunan pangkat satu tingkat lebih rendah selama satu tahun. Setelah menjalani sanksinya, secara otomatis pangkatnya akan dikembalikan,” ujar Sekda Tarakan.

Sanksi itu lanjut Hamid Amren, diberikan setelah melalui tahapan.

Tahapan pertama, teguran. Mulai dari teguran pertama, kedua hingga ketiga.

Selanjutnya, Tim Penanganan Pelanggaran Disiplin (TP2D) ASN mengambil sikap menjatuhi sanksi tersebut.

“Keputusannya yang bersangkutan itu dengan inial J, dia dihukum penurunan pangkat satu tingkat lebih rendah,” beber Hamid Amren.

Merunut kasus penjatuhan hukuman disiplin ASN, ini merupakan yang kedua kalinya Pemkot Tarakan menjatuhi sanksi disiplin bagi ASN yang melanggar PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN pada bulan ini. Sebelumnya pekan lalu, dua orang ASN juga diberikan sanksi disiplin.

Satu orang ASN inisial F diberhentikan dengan tidak hormat tidak atas pemintaan sendiri karena tersangkut kasus pidana dan telah inkrah putusannya di pengadilan.

Satu orang lagi inisial AS diberikan sanksi ringan berupa teguran tertulis karena mangkir kerja.

Halaman
123