Virus Corona Tarakan

Tangani Virus Corona, Setelah RSUD dan RSUKT, Giliran Rumkital Ilyas Tarakan Butuh Pasokan Oksigen

Penulis: Andi Pausiah
Editor: M Purnomo Susanto
Aktivitas di Rumkital Ilyas Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Tangani virus corona di Tarakan, setelah RSUD dan RSUKT kini giliran Rumkital Ilyas Tarakan butuh pasokan oksigen.

Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Ilyas Tarakan saat ini disibukkan menangani pasien konfirmasi positif Covid-19.

Sebelumny ada enam tempat tidur disiapkan untuk melakukan perawatan pada pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat.

Baca juga: Nagita Slavina Sengaja tak Kabarkan Terinfeksi Covid-19, Ternyata Begini Alasan Istri Raffi Ahmad

Baca juga: Terpapar Virus Corona, Putra Sulung Pelawak Doyok Meninggal, Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Baca juga: Raffi Ahmad Sekeluarga Sempat Terpapar Covid-19, Nagita Menangis saat Tahu Rafathar Positif

Dengan gejala berat yang dialami pasien Covid-19, berpengaruh terhadap ketersediaan oksigen di Rumkital Ilyas Tarakan.

Ini dibeberkan Kepala Rumkital Ilyas Tarakan, Letkol Laut (K) dr. Mukti Fahimi. Ia menjelaskan, meski sudah menambah tempat tidur pasien, Rumkital Iyas Tarakan membatasi pasien positif Covid-19 dan hanya gejala berat yang mendapat perawatan.

Ia melanjutkan menjelaskan, saat ini hanya ada dua tempat pengisian oksigen dengan kapasitas pengisian terbatas. Dan saat ini, total ada 240 tabung dalam sehari yang menyuplai empat rumah sakit.

Ia menyebutkan, di RSUD Tarakan Provinsi Kaltara per hari mendapatkan alokasi 100 tabung lebih. Kemudian Rumkital Ilyas Tarakan bisa mendapatkan pasokan 50 sampai 60 tabung per hari.

"Dan itu jika semua isolasi terisi penuh,” ujarnya.

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya menyediakan 18 tempat tidur perawatan pasien Covid-19. Pihaknya lebih selektif melakukan penanganan awal pada pasien.

Dalam arti dijelaskan dr. Mukti, pasien yang tidak terlalu membutuhkan oksigen dianjurkan melakukan isolasi mandiri (isoman).

Halaman
12