Timnas Indonesia

Akar Masalah Marc Klok tak Masuk Timnas Indonesia, Padahal Sempat Dipanggil Shin Tae-yong

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Marc Anthony Klok, bergabung dalam sesi latihan tim Persib Bandung di Soccer Republik, Kota Bandung, Jumat (2/7/2021).(KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

TRIBUNKALTARA.COM - Berikut akar masalah Marc Klok tak kunjung masuk Timnas Indonesia, padahal pemain idola Bobotoh Persib ini sempat dipanggil Shin Tae-yong ke skuad Garuda.

Nama Marc Klok lagi-lagi tak muncul dalam daftar pemain terbaru Timnas Indonesia pilihan Shin Tae-yong.

Dari daftar 36 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia, Persib menyertakan 5 pemain minus Marc Klok.

Adapun Persib Bandung menyumbangkan 5 pemain, Bayu M Fiqri, Victor Igbonefo, Febri Hariyadi, Ezra Walian, dan M Aqil Savik.

Sedangkan Marc Klok harus kembali gigit jari untuk berseragam Timnas Indonesia.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia ini difokuskan untuk persiapan jelang laga kontra Taiwan pada babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Lantas pertanyaan besar muncul mengapa Marc Klok tak kunjung mendapat panggilan dari Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia?

Padahal Marc Klok saat ini sudah resmi menjadi Warga Negara Indonesia melalui proses naturalisasi.

Lagipula, performa Marc Klok cukup bagus bersama Persib Bandung di BRI Liga 1 2021.

Namun Marc Klok sendiri sempat mengklarifikasi bahwa dirinya terkendala adminstrasi untuk membela Timnas Indonesia.

Eks Persija Jakarta dan PSM Makassar mengaku harus menyelesaikan administrasi terlebih dahulu.

"Halo semua, keinginan terbesar saya untuk membela Timnas Indonesia dan membantu negara memenangkan trofi pada tahun ini harus tertunda," tulis Marc Klok di Instagram-nya, 17 September 2021

"Masih ada hal yang sifatnya administratif belum terselesaikan dan membuat saya masih belum bisa bermain untuk Timnas Indonesia," ucapnya menambahkan.

Lantas administrasi apa yang masih menghambat Marc Klok?

Padahal tercatat, sejak Senin 5 Oktober 2020, Marc Klok sudah mendapatkan kartu tanda penduduk sebagai WNI.

Tak cuma itu, Marc Klok juga sempat mendapat panggilan Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 silam.

Saat itu, Marc Klok masuk dalam 34 pemain yang disiapkan membantu Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Tetapi saat itu, nama Marc Klok mendadak dicoret dari Timnas Indonesia karena ada alasan keluarga.

Pemain idola Bobotoh ini juga sebenarnya menjadi sosok yang paling diinginkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Bahkan Shin Tae-yong sempat memantau langsung Marc Klok.

"Marc Klok telah lama aktif bermain di Indonesia. Dia sudah memenuhi semua syarat untuk proses naturalisasi," kata Shin Tae-yong melansir BolaSport.com dari Sports Seoul beberapa waktu lalu saat menyiapkan kerangka Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 silam.

"Marc Klok melakukan naturalisasi di level klub dan memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada Oktober 2020," kata Shin Tae-yong.

"Saya menonton Liga Indonesia dan melihat Marc Klok.

Saya dengar dia sudah menjadi pemain naturalisasi sehingga saya memilihnya," ucap Shin Tae-yong menambahkan.

Baca juga: Pemain Idola Bobotoh Andalan Persib tak Kunjung Bela Timnas Indonesia, Marc Klok Belum Menyerah

Terkait detail administrasi yang belum rampung soal Marc Klok, Sekjen PSSI, Yunus Nusi angkat bicara.

Kepada TribunKaltara.com, Yunus Nusi mengungkap Marc Klok hanya perlu melengkapi sejulah persyaratan untuk mendapat alih status asosiasi, sehingga bisa memperkuat Timnas Indonesia.

"Sebagaimana Regulation Governing Statutes FIFA, khususnya terkait pemain yang membela tim nasional. Maka, seorang pemain yang telah di naturalisasi agar melengkapi persyaratan khusus sebelum Marc Klok mendapatkan change of association untuk membela Timnas Indonesia," ungkap Yunus Nusi, Senin (20/9/2021).

Adapun dokumen yang harus dilengkapi Marc Klok antara lain:

1. Lahir di negara Asosiasi yang dituju (dalam hal ini Indonesia)

2. Ibu kandung atau ayah kandung lahir di negara asosiasi yang dituju,

3. Nenek kakeknya lahir di negara Asosiasi yang dituju, atau

4. Telah tinggal di negara Asosiasi yang dituju selama paling tidak 5 tahun.

"Terkait dengan Marc Klok, sebenarnya dapat memenuhi peraturan diatas, terutama terkait dengan masa tinggal. Dimana, Marc klok sudah di Indonesia sejak 4 April 2017," ucapnya.

Marc Klok telah mengucap sumpah atau janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Kamis (12/11/2020).(Muhammad Alif Aziz Mardiansyah/BolaSport.com) (Muhammad Alif Aziz Mardiansyah/BolaSport.com)

Baca juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Akhirnya Lirik Persib, Arema FC dan Persebaya Dominan

Selanjutnya, apabila dokumen tersebut dilengkapi, maka Marc Klok bisa meneruskan untuk proses alih asosiasi.

Proses ini perlu waktu, lantaran melibatkan asosiasi sepak bola Belanda, KNVB.

Kasus yang sama juga pernah menimpa Ezra Walian, kala itu surat pernyataan resmi dari KNVB harus menunggu hingga 2 tahun.

Akibatnya Ezra Walian harus tertunda masuk ke Timnas Indonesia senior.

Meski demikian, Yunus Nusi memastikan, situasi yang menimpa Marc Klok berbeda dengan Ezra Walian.

Kala itu Ezra Walian terhalang administrasi lantaran pernah sempat membela Timnas Belanda kelompok umur U-15, U-16, dan U-17.

Berbeda dengan kompatriotnya di Persib Bandung, Marc Klok diyakini bisa lebih cepat menuntaskan administrasi agar segera berkostum Timnas Indonesia.

"Tidak ada kendala serius, berbeda dengan Ezra Walian, artinya kita optimis urusan Marc Klok bisa segera beres, kita tunggu saja," ungkap Yunus Nusi.

Rekam Jejak Marc Klok

Gelandang naturalisasi Indonesia, Marc Klok, lahir di Amsterdam pada 20 April 1993.

Pemain idola Bobotoh ini sempat menimba ilmu di akademi sepak bola top Liga Belanda, FC Utrecht.

Marc Klok juga pernah membela tim Jong FC Utrecht selama dua tahun yakni dari 2011 hingga 2013.

Kemudian Marc Klok pindah ke Skotlandia untuk memperkuat Ross County yang saat itu berkompetisi di Liga Premier Skotlandia pada Juni 2013.

Namun Marc Klok cuma bermain enam pertandingan di klub tersebut.

Iapun pun dilepas pada Agustus 2014, dan berkarier di klub Liga Bulgaria, Cherno More Varna.

Di Cherno More, Marc Klok mencatatkan 48 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi satu gol.

Cuma bertahan selama satu setengah musim, Marc Klok melanjutkan petualangan ke Inggris dengan memperkuat Oldham Athletic yang bermain di League One atau kompetisi strata ketiga Liga Inggris.

Baca juga: 2 Pemain Borneo FC Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Manajer Harapkan Bisa Lihatkan Kualitas Terbaik

Tetapi karier Marc Klok di Inggris tak berjalan mulus, sehingga dilepas ke Dundee pada Januari 2017.

Setelah membela sejumlah klub di Eropa, Marc Klok akhirnya hijrah ke Indonesia pada April 2017 untuk bergabung dengan PSM Makassar.

Tampil di Indonesia, Marc Klok mampu menjadi pilar lini tengah PSM Makassar selama tiga musim.

Bersama PSM Makassar, Marc Klok sukses meraih trofi Piala Indonesia 2019.

Lantas Marc Klok pindah ke Persija Jakarta pada Januari 2020.

Ia sempat tampil bersama Persija pada dua pertandingan Liga 1 2020, sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi Covid-19.

Kemudian di Piala Menpora 2021, Marc Klok menjadi salah satu andalan Macan Kemayoran yang mampu berkontribusi satu gol dan dua assists.

Sayangnya, kebersamaan Marc Klok dan Persija Jakarta hanya berlangsung selama satu setengah tahun.

Akhirnya Marc Klok memilih berlabuh ke rival Persija, Persib Bandung musim ini di BRI Liga 1 2021.

(*)

Berita tentang Timnas Indonesia

(TribunKaltara.com / Cornel Dimas Satrio K)

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official