Berita Bulungan Terkini

Rawan Pencurian Buku Nikah, Kantor Kemenang Bulungan Mulai 2022 Terbitkan Kartu Nikah Digital 

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bulungan Saimin yang ditemui di Ruang Kerjanya Kamis (18/11/2021).

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Kementerian Agama (Kemenag) akhir Mei 2021 telah menerbitkan Kartu Nikah Digital. Untuk itu Kantor Kemenag Kabupaten Bulungan akan melakukan sosialisai ini kepada masyarakat terutama pasangan calon pengantin.  

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bulungan, Saimin mengungkapkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi awal tahun 2022 ke Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di Kabupaten Bulungan.  

"Kami datangi KUA di Kabupaten Bulungan dan pertemuan bersama calon pasangan suami-istri dan maupun sudah menikah sah cara mendaftar di website, agar paham program baru ini," ungkapnya Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Cara Dapatkan Kartu Nikah Digital, Siapkan Dokumen Pentingnya sebelum Mengajukan

Saimin mengatakan, Kartu NikahDigital diterbitkan untuk mengantisipasi hilangnya buku nikah yang rawan pencurian. Pasalnya di Pulau Jawa banyak ditemukan buku nikah hilang karena adanya pencurian. 

"Banyak kejadian kemarin di Pulau Jawa, buku nikah hilang, padahal Buku nikah itukan dokumen autentik, keberadaannya, harus ada benda fisik itu, jangan sampai hilang, karena ada buku nikah artinya sah menjadi pasangan suami istri, kalau buku nikah tidak disimpan ditempat teraman kan bahaya," ucapnya.

Baca juga: Penerbitan Buku Nikah Bakal Dihentikan, Diganti Kartu Nikah Digital, Kemenag Tarakan Habiskan Stok

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan dengan adanya kartu nikah digital bersandingan sama buku nikah maka tingkat keamanan data keamanan informasi bisa ganda.

"Penggantian kartu nikah fisik jadi kartu nikah digital sudah sesuai Surat edaran, Ditjen Bimas Islam Nomor B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait penggunaan Kartu Nikah Digital, ketersedian buku nikah saat ini di Kabupaten Bulungan ada 5 ribu buku," ungkapnya.

Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bulungan (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Kemudian Saimin juga menyebutkan data tentang buku draft buku nikah yang sudah rusak atau ingin minta dibuatkan buku baru.

"Ada 12 duplikat buku nikah rusak, lalu 392 duplikat buku nikah tidak berlaku, kemudian ada 3.914 buku nikah tidak berlaku, ada akta nikah 200 tidak berlaku, ini yang sudah tidak terpakai, karena ada peraturan baru dari Kemenag RI, dan buku akan diproses disana (Kemenag RI)," ujarnya.

Baca juga: Perdana di Nunukan, Kepala Kemnag Nunukan Saleh Serahkan Kartu Nikah Berbasis Website ke 10 Pasutri

Saimin juga menjelaskan, buku nikah, kini sudah terlampir menggunakan Barcode.

"Buku nikah terkini nanti ada menggunakan barcode dan kartu nikah digital akan dikirimkan melalui email yang didaftarkan melalui website Sistem informasi manajemen nikah (Simkah) dalam bentuk link," ungkapnya.

Sementara itu, Saimin mengatakan buku nikah terbaru yang ada barcode akan dibagikan ke 5 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara secara bertahap.

Baca juga: Tips Bedakan Buku Nikah Asli dan Palsu, Cek QR Code yang Ada di Dalam Buku NIkah

"Nanti di distribusikannya tunggu arahan kantor wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Kalimantan Utara secara bertahap, setelah melihat perkembangan kenaikan peristiwa nikah," ucapnya.

(*)

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi