Berita Tarakan Terkini

Empat Pesawat Super Tucano Tiba di Lanud Anang Busra, Siap Operasi Pengamanan Udara Kaltara

Penulis: Andi Pausiah
Editor: Junisah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kedatangan Super Tucano dan akan melakukan pengamanan udara di Kaltara selama empat hari.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Empat pesawat EMB - 314 Super Tucano dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang tiba di Lanud Anang Busra sejak Senin (29/11/2021) kemarin.

Kedatangan empat pesawat ini dalam rangka melakukan Operasi Udara Garda Paus 21. Selama empat hari ke depan pesawat Super Tucano akan melaksanakan operasi pengamanan wilayah udara.

Komandan lanud Anang Busra, Kolonel Pnb Toto Ginanto mengungkapkan, pelaksanaan operasi udara di Tarakan ini merupakan wujud peran TNI Angkatan Udara dalam meningkatkan pertahanan di Lanud terdepan yang mempunyai tanggung jawab mengamankan kedaulatan NKRI.

Baca juga: Kolonel Pnb Toto Ginanto Kini Komandan Lanud Anang Busra, Begini Perjalanan Karirnya di TNI AU

Ia didampingi Komandan Skadron 21 Letkol Pnb Heru Wardhana. Ia melanjutkan, pengamanan tersebut dipimpin langsung Komandan Skadron 21 letkol Pnb Heru Wardhana.

“Pesawat tempur buatan Brazil ini akan melaksanakan operasi pengamanan wilayah NKRI selama empat hari di pangkalan Lanud Anang Busra,” bebernya.

Baca juga: Pembangunan Hanggar PTTA di Lanud Anang Busra Tarakan Capai 70 Persen, Ini Pesan Pangkoopsau II 

Danlanud juga mengatakan pesawat Super Tucano akan berpatroli di peraiwan Ambalat untuk melihat dan memastikan tidak ada pelanggaran di wilayah NKRI.

“Ini rutin dilaksanakan dengan tujuan memastikan tidak adanya pelanggaran wilayah,” tegasnya.

Kedatangan Super Tucano dan akan melakukan pengamanan udara di Kaltara selama empat hari. (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-DISPEN LANUD ANANG BUSRA)

Khususnya lanjut Danlanud, perbatasan RI dan Malaysia.

Baca juga: Soal Ledakan Ranjau Darat, Danlanud Anang Busra Tarakan Kolonel Pnb Somad : Sudah Ditangani Ahlinya

Lebih lanjut Danlanud menegaskan, bila ada pesawat asing yang mencoba memasuki wilayah NKRI tanpa izin akan dilakukan penindakan sesuai prosedur.

(*)

Penulis: Andi Pausiah