Berita Nunukan Terkini

Malaysia Kembali Suplai Barang Pokok ke Krayan Nunukan, Pengiriman 1.000 Tabung Elpiji Tertunda

Penulis: Febrianus Felis
Editor: Amiruddin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana di Sempadan Ba'Kelalan Lawas, Malaysia-Long Midang, Krayan, Indonesia, Selasa (30/11/2021), pagi. (HO/ Novliana)

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pasokan barang pokok kembali disuplai dari Serawak, Malaysia ke wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (30/11/2021).

Program pengantaran logistik dari negeri jiran itu secara G to G (Government to Government) Malaysia - Indonesia di Sempadan Ba'Kelalan Lawas, Malaysia-Long Midang, Krayan, Indonesia.

Baca juga: LPG Langka, Pertamina Klarifikasi Pengiriman Elpiji ke Krayan Sempat Terhenti Satu Bulan Karena Ini

Camat Krayan, Haberly mengatakan pengantaran barang pokok ke Krayan masih didominasi oleh bahan material bangunan dibanding sembako.

Adapun jenis barang yang dikirim ke wilayah Krayan yakni sembako, daging, sabun, perlengkapan, material bangunan, BBM, dan gas.

"Paling banyak material bangunan, ada 66 jenis. Dan paling banyak jenis semen ada 7.050 zak.

Sementara untuk sembako dari 71 jenis, paling banyak jenis roti ada 1.326 kotak," kata Haberly kepada TribunKaltara.com, Rabu (01/12/2021), pukul 10.30 Wita.

Menurutnya, alasan jumlah sembako lebih sedikit dibanding bahan material bangunan, karena masih ada stok pada pengiriman sebelumnya.

Bahkan, program Jembara yang bersumber dari APBN juga masih berjalan ke wilayah Krayan.

Program pengantaran logistik dari Serawak, Malaysia secara G to G, Malaysia-Indonesia di Sempadan Ba'Kelalan Lawas, Malaysia-Long Midang, Krayan, Indonesia, Selasa (30/11/2021), pagi. (HO/ Novliana) (HO/ Novliana)

Sehingga, kata Hamberly persediaan sembako untuk Natal dan Tahun Baru 2022 terbilang aman.

"Jembara yang bersumber dari APBN masih masuk ke Krayan. Lalu, barang non subsidi dari Tarakan juga masih masuk. Walaupun dari segi harga, lebih murah Malaysia.

Halaman
123