Berita Malinau Terkini

Harga Rumput Laut di Nunukan Anjlok, Tarif Jasa Angkutan Kapal Dinaikkan, Begini Reaksi Pedagang

Penulis: Febrianus Felis
Editor: Junisah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivitas mabetang (mengikat rumput laut) di Jalan Lingkar Nunukan, belum lama ini.

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga rumput laut anjlok di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sementara itu tarif jasa pengiriman rumput laut melalui kapal dinaikkan.

Ketua Asosiasi Pedagang Rumput Laut Nunukan Kamaruddin mengatakan harga rumput laut di Nunukan tingkat petani saat ini anjlok dari Rp45.0000 per Kg, menjadi Rp18.000 per Kg.

"Sebelum BBM naik harga rumput laut di tingkat petani bisa sampai Rp45.000. Sekarang hanya Rp18.000-Rp20.000 tergantung kualitas rumput laut," kata Kamaruddin kepada TribunKaltara.com, Kamis (15/09/2022), pukul 09.00 Wita.

Baca juga: Dijual ke Petani Rumput Laut, Pengedar Sabu di Sebatik Barat Diciduk BNNK Nunukan, Satu Orang DPO

Sementara itu, kata Kamaruddin operasional pedagang rumput laut di Nunukan naik.

Lantaran belum lama ini, perusahaan pelayaran PT Panca Merak Samudera dan PT Citra Niaga Mandiri menaikkan tarif jasa pengiriman rumput laut.

"Tarif angkutan kapal rumput laut sudah dinaikkan dari sebelumnya Rp39.000 per karung sekarang jadi Rp45.000 per karung. Harga anjlok operasional pedagang jadi naik," ucapnya.

Baca juga: UMKM Kaltara, Tips Mengolah Rumput Laut Anti Amis, Bisa jadi Ide Bisnis Minuman Segar dan Sehat

Menurut Kamaruddin, kenaikan tarif angkutan kapal untuk rumput laut pasca kenaikan BBM merupakan hal yang wajar.

Namun yang dipersoalkan oleh pedagang rumput laut di Nunukan lantaran perusahaan pelayaran PT Panca Merak Samudera dan PT Citra Niaga Mandiri menaikkan tarif angkutan secara sepihak.

"Mereka sepihak menaikkan harga tarif angkutan rumput laut. Karena tidak ada komunikasi dengan pedagang di Nunukan. Kita ini membina petani, pasti operasional di pedagang lari hitungannya ke petani. Jadi mau tidak mau harga petani yang dikurangi," ujarnya.

Ketua Asosiasi Pedagang Rumput Laut Nunukan Kamaruddin. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Lanjut Kamaruddin,"Pedagang di Nunukan kan rata-rata ambil PO (kontrak) dengan buyer. Anggaplah kita ambil PO dengan buyer di Surabaya Rp25.000 tiba-tiba ada kenaikan secara sepihak. Di situlah kita rugi," tambahnya.

Kamaruddin menyampaikan bahwa asosiasi pedagang rumput laut di Nunukan sudah melakukan komunikasi kepada dua agen kapal yakni KM Queen Soya dan KM Thalia.

Hingga saat ini belum ada titik temu dari pertemuan yang sempat dilakukan sejumlah pihak tersebut.

Baca juga: UMKM Kaltara, Gerai Beppata Nunukan Produksi Kue Biji Ketapang Rumput Laut dan Tepung Putu Pesse

"Tiga kali sudah kami rapatkan ini dengan agen kedua kapal angkutan itu. Kami minta rincian apa alasan dinaikkan. Tapi agen kapal itu tetap bersikeras minta kami buat surat resmi untuk dilaporkan kepada agen pusat," tuturnya.

Dalam waktu dekat asosiasi pedagang rumput laut Nunukan akan menyurati DPRD Nunukan untuk difasilitasi rapat dengar pendapat dengan menghadirkan pihak-pihak terkait.

Halaman
12