Berita Malinau Terkini

Prioritas Tindak Pelanggaran Kasat Mata, Operasi Zebra Kayan di Malinau Fokus Daerah Rawan Laka

Penulis: Mohamad Supri
Editor: M Purnomo Susanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kasat Lantas Polres Malinau, Iptu Angel Grace Cristy saat ditemui di Mapolres Malinau, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (3/10/2022).

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Operasi Zebra Kayan 2022 di Malinau dilaksanakan secara bergerak di wilayah rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

Kasat Lantas Polres Malinau, Iptu Angel Cristy H Grace Pontoh menerangkan orientasi Ops Zebra Kayan 2022 di Malinau fokus pada penindakan pelanggaran kasat mata.

Berbeda dari tahun lalu, pelaksanaan Operasi Zebra Kayan tahun ini dilaksanakan sepenuhnya secara bergerak atau mobile.

"Operasi ini dititikberatkan pada penindakan 7 jenis pelanggaran. Metodenya, petugas hunting (bergerak) utamanya jenis pelanggaran kasat mata," ujarnya saat ditemui di Mapolres Malinau, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Dikucurkan Rp 2 Miliar Tahun Ini, Program BSPS NAHP Sasar 100 Rumah Tidak Layak Huni di Malinau

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil evaluasi Polda Kaltara, terjadi kenaikan angka kecelakaan lalu lintas, mulai dari jumlah kerugian materil hingga korban jiwa.

Angel Cristy menerangkan telah mengidentifikasi sejumlah wilayah rawan kecelakaan.

Wilayah operasi akan dititikberatkan ke wilayah tersebut, perempatan jalan hingga wilayah padat lalu lintas.

"Operasinya mobile, dan kita sudah identifikasi wilayah rawan Laka, seperti di Perempatan Pusat Pemerintahan, Pertigaan di Samping Bandara dan di Kuala Lapang. Atau ruas jalan lurus yang biasanya pengemudi melaju di luar batas kecepatan," katanya.

Selain penindakan pelanggaran lalu lintas, Polisi juga akan turut memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan bermotor.

Baca juga: Lakalantas di Malinau Bertambah Tiap Tahun, Ini 7 Prioritas Penindakan Operasi Zebra Kayan 2022

Khususnya berkaitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, kendaraan modifikasi di luar spesifikasi hingga kelengkapan mengemudi lainnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri