Berita Kaltara Terkini

Cita-cita Gubernur Zainal Paliwang Kaltara Punya Klub Sepakbola Profresional

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: Junisah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang saat berbincang dengan Cornel Dimas dalam program Selebrasi Lokal TribunKaltara.com

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Di tengah kesibukannya, jadi seorang Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang masih aktif menjalankan hobinya berolahraga.

Salah satu olahraga yang digemarinya ialah sepakbola. Diketahui Gubernur Kaltara,  Zainal Paliwang, terlihat beberapa kali bermain sepakbola di Kalimantan Utara. Baik bermain bersama pejabat maupun bersama masyarakat.

Selain aktif bermain sepakbola, rupanya Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang juga memiliki mimpi tentang persepakbolaan di Kalimantan Utara.

Baca juga: Pemkab Tana Tidung Buka Turnamen Sepakbola Bersih Cup 2022, Total Hadiah Rp50 Juta, Ada Tambahan ini

Ia menilai dengan minat dan talenta pemain muda di Kalimantan Utara, bukan tidak mungkin akan ada klub profresional asal Kalmantan Utara yang bermain di liga domestik.

"Saya melihat anak-anak muda potensinya cukup banyak," kata Zainal Paliwang dalam wawancara Selebrasi Lokal bersama TribunKaltara.com

Zainal Paliwang mengatakan jika nantinya ada klub sepakbola profresional dan dikelola dengan baik maka prestasi juga akan mengikuti.

Baca juga: Sepekan Ditempa Pelatihan Pengadil, Puluhan Peserta Kantongi Lisensi Wasit Sepakbola di Malinau

"Kita lihat kita bisa buat klub di Kaltara, dan cita-cita saya ada klub sepakbola di kancah nasional," ujarnya.

"Minimal di Liga 2 dan siapa tahu bisa nanti di Liga 1, jadi ini salah satu cita-cita besar saya ada klub di Kalimantan Utara," harapnya.

Lebih jauh ia berharap pengembangan klub sepakbola di Kalimantan Utara dapat dimulai melalui inisiatif dari Asprov PSSI Kaltara dan stakeholder yang berminat pada pengembangan sepakbola di Kalimantan Utara.

Tim sepakbola putri dari Malinau saat bertanding di Piala Ibu Gubernur Kaltara di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara

Sehingga pengembangan klub sepakbola dapat dimulai dari internal Kaltara tanpa harus bergantung pada investor klub dari luar Kalimantan Utara.

"Kalau investor (klub), kita coba dulu dengan daya kita sendiri," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Berita Terkini