Berita Nunukan Terkini

Dinkes Nunukan Temukan Kasus Malaria Knowlesi, Pemerintah Imbau Warga Jauhi Monyet Ekor Panjang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinkes Nunukan Sabaruddin

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nunukan temukan kasus Malaria Knowlesi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinkes Nunukan Sabaruddin mengatakan, seseorang bisa terjangkit Malaria Knowlesi lantaran terinfeksi protozoa plasmodium knowlesi.

"Kami sudah temukan beberapa orang yang terjangkit Malaria Knowlesi ini. Kebanyakan dari mereka memang beraktivitas di hutan dan sering melakukan interaksi dengan monyet ekor panjang," kata Sabaruddin kepada TribunKaltara.com, Jumat (31/03/2023), pukul 15.00 Wita.

Saat ini kata Sabaruddin, Dinkes Nunukan sedang melakukan investigasi asal muasal penyebaran Malaria Knowlesi tersebut.

Baca juga: Tarif Penumpang Speedboat Regul Rute Nunukan-Tarakan Rp280 Ribu Per Orang, Berikut Jadwal Hari Ini

"Kami lagi telusuri daerah asal penyebarannya. Karena tidak ada monyet ekor panjang di Kabupaten Nunukan, yang ada bekantan. Tapi di wilayah IV sudah masuk penyakit ini," ucapnya.

Lanjut Sabaruddin,"Yang kita tahu seseorang bisa tertular penyakit malaria karena digigit nyamuk Anopheles Leucosphyrus. Tapi gejalanya lebih berat daripada Malaria Knowlesi," tambahnya.

Dia beberkan gejala Malaria Knowlesi diantaranya demam hingga menggigil, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, badan lemas, tidak nafsu makan, sakit perut dan disertai batuk.

"Dulunya ini penyakit monyet, sekarang bisa menular ke manusia," ujar Sabaruddin.

Menurutnya Kabupaten Nunukan baru saja melakukan eliminasi malaria yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles Leucosphyrus.

"Kasus malaria masih ada di Nunukan, tapi penularannya berasal dari pendatang, bukan penduduk asli," tuturnya.

Baca juga: Menteri KP Minta Pengusaha Rumput Laut di Nunukan Gunakan Pelampung dari Batok Kelapa

Ia mengimbau warga Nunukan, utamanya mereka yang bekerja di kawasan hutan agar menjauhi monyet ekor panjang.

"Penularan Malaria Knowlesi akibat interaksi dengan kera ekor panjang yang terinfeksi protozoa. Sebaiknya jangan berinteraksi dengan monyet ekor panjang," ungkap Sabaruddin.

Penulis: Febrianus Felis

Berita Terkini