Selasa, 19 Mei 2026

Berita Tarakan Terkini

Wali Kota Tarakan Lantik Empat Kepala Dinas Isi Jabatan yang Sempat Kosong

Wali Kota Tarakan akan mengevaluasi kinerja para pejabat yang baru dilantik dalam enam bulan ke depan.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
DILANTIK - Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan  Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Tarakan  berlangsung di Gedung Lubung Pemkot  Tarakan, Kamis (21/8/2025) siang. Empat jabatan pimpinan tinggi pratama resmi dilantik hari ini berdasarkan SK Wali Kota Tarakan. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTALTARA.COM, TARAKAN - Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan  Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Tarakan, berlangsung di Gedung Lubung Pemkot Tarakan, provinsi Kalimantan Utara, Kamis (21/8/2025) siang.

Empat jabatan pimpinan tinggi pratama resmi dilantik berdasarkan SK Wali Kota Tarakan

Empat pejabat tinggi pratama itu di antaranya:

  1. dr. Joko Hariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSUKT kini menempati jabatan baru sebagai Kepala BKPSDM Kota Tarakan.
  2. Andry Rawung yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Tarakan Tengah kini menjabat sebagai Kepala DLH Kota Tarakan yang sebelumnya kosong. Jabatan sebelumnya diisi oleh almarhum Dedy Dampudi.
  3. Endah Sarastiningsih resmi menjabat sebagai Kepala DKISP Kota Tarakan. Ia  sebelumnya sebagai Kabid Pembinaan PAUD Disdik Tarakan.
  4. Jumanto resmi menjabat sebagai Kepala DKUKMP. Jabatan sebelumnya sebagai Camat Tarakan Barat.

Wali Kota Tarakan, dr.H.Khairul mengatakan pelantikan ini melalui proses yang panjang.

Karena sebelumnya telah dipilih tim panitia seleksi yang  terdiri dari akademisi dan disampaikan ke BKN untuk  diteliti. 

"Apakah  cocok  dengan jabatan akan di pansel. Dan mereka  loloskan lima  akademisi termasuk Rektor UBT. Kemudian selanjutnya proses ini berjalan panjang dimulai Juni 2025 dengan proses pendaftaran," beber Wali Kota Tarakan, Khairul.

Ia melanjutkan lagi, untuk seleksi JPT kemudian dimulai dengan proses pendaftaran  kemudian dibuka dan diperpanjang.

Bahkan diakui Khairul, ada dinas yang sempat tidak memenuhi kuota pendaftarnya. Diketahui minimal 4 dalam satu dinas yang mendaftar.

"Sampai batas akhir pendaftaran, kuotanya tidak cukup, lalu diperpanjang. Alhamdulilah sudah memenuhi semua, lebih dari 4 yang lolos seleksi." katanya. 

"Kemudian calon ini membuat semacam kertas kerja dan dipaparkan kemudian selanjutnya diwawancara oleh pansel," lanjutnya.

Ia melanjutkan lagi, para pejabat yang baru dilantik akan dievaluasi kinerjanya dalam enam bulan ke depan.

Evaluasi tersebut didasarkan pada komitmen yang telah disampaikan masing-masing pejabat saat proses seleksi.

“Menjadi pejabat bukanlah hal yang mudah. Apa yang disampaikan pada saat wawancara harus diwujudkan dalam kerja nyata. Amanah ini harus dijaga dengan baik dan dibuktikan melalui kinerja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved