Selasa, 5 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Lewat Layanan Trauma Healing, PMI Nunukan Sentuh Hati Anak Korban Kebakaran Pasar Mansalong

Anak-anak korban kebakaran di kawasan Pasar Mansalong Nunukan, dibantu kondisi mentalnya lewat trauma healingi oleh PMI Nunukan.

Tayang:
Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
LAYANAN TRAUMA HEALING - PMI Nunukan menghadirkan layanan trauma healing untuk memulihkan kondisi mental ratusan korban kebakaran Pasar Mansalong, Kecamatan Lumbis Ogong, Rabu (24/09/2025), pagi. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Palang Merah Indonesia (PMI) Nunukan tak hanya bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan finansial bagi korban kebakaran Pasar Mansalong, Kecamatan Lumbis Ogong, Nunukan Kalimantan Utara.

Lebih dari itu, PMI Nunukan juga menghadirkan layanan trauma healing untuk memulihkan kondisi mental ratusan korban kebakaran, terutama anak-anak yang paling rentan terdampak.

Kebakaran besar yang melanda kawasan Pasar Mansalong beberapa waktu lalu menghanguskan sedikitnya 51 rumah dan bangunan. 

Musibah kebakaran di kawasan Pasar Mansalong  itu membuat 107 kepala keluarga dengan total 314 jiwa kehilangan tempat tinggal sekaligus mata pencaharian.

Baca juga: PMI Malinau Terima Bantuan 1 Unit Mobil Ambulans dari Anggota DPR RI Deddy Sitorus 

"Program ini dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi mental warga pasca bencana, sehingga mereka dapat kembali beraktivitas dengan lebih tenang," ujar Ketua PMI Nunukan, Saddam Husein, kepada Tribunkaltara.com, Rabu (24/09/2025), pagi.

PMI Nunukan menurunkan tiga relawan terverifikasi yang memiliki keahlian khusus di bidang dukungan psikososial. 

PMI Nunukan menggelar beragam aktivitas menyenangkan sekaligus mendidik, mulai dari permainan kelompok, pembagian buku bacaan, hingga pendekatan moral yang menenangkan anak-anak.

"Untuk anak-anak menjadi perhatian utama kami karena mereka biasanya mengalami trauma yang lebih mendalam. Melalui berbagai kegiatan, kami ingin mengurangi beban moral mereka agar tetap semangat belajar meski dalam situasi sulit," kata Saddam Husein.

Ia menegaskan, bencana kebakaran tidak hanya merusak secara fisik, tetapi juga meninggalkan luka batin yang berat. 

Baca juga: Bentuk Solidaritas, KSP CU Femung Pebaya Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Mansalong

"Kami tidak ingin trauma ini mengganggu perkembangan dan semangat belajar anak-anak. Semoga dengan pendampingan ini, mereka bisa kembali tersenyum dan melupakan sejenak kesedihan akibat musibah," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris PMI Nunukan, Ilham Bahar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas kemanusiaan, terlebih Nunukan sebagai wilayah perbatasan kerap menghadapi tantangan khusus.

"Selain memberi bantuan materi, kami juga ingin hadir secara emosional di tengah masyarakat. Kehadiran PMI bukan hanya untuk bantuan darurat, tapi juga mendampingi korban sampai benar-benar pulih," tutur Ilham.

PMI Nunukan berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait, guna memastikan seluruh korban kebakaran mendapat perhatian yang layak.

"Kami ingin keberadaan PMI bisa menjadi penggerak solidaritas kemanusiaan di perbatasan, sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendirian. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," ungkap Ilham.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved