Kamis, 30 April 2026

Berita Bulungan Terkini

Usai Dugaan Keracunan, Disdik Bulungan Tegaskan MBG Tetap Jalan, SOP Diperketat

Usai dugaan keracunan yang menimpa siswa SMAN 1 Tanjung Selor, Disdik Bulungan memastikan MBG tetap berlanjut dengan pengawasan lebih ketat.

Tayang:
TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu
MBG TETAP JALAN – Kepala Bidang Pendidikan Disdik Bulungan, Setim Jalung saat diwawancarai media tentang program MBG bagi sekolah TK,SD dan SMP di Bulungan seusai dugaan keracunan menu makanan bergizi gratis yang menimpa SMAN 1 Tanjung Selor mencuat, Kamis (25/9/2025). (TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bulungan menyikapi adanya dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa SMAN 1 Tanjung Selor usai menyantap menu makanan bergizi gratis (MBG) beberapa waktu lalu.

Disdik Bulungan memastikan program MBG tetap berlanjut dengan pengawasan yang lebih ketat pada tingkatan sekolah TK/PAUD, SD dan SMP di Bulungan.

Kepala Bidang Pendidikan Disdik Bulungan, Setim Jalung, menyampaikan setiap sekolah penerima manfaat MBG sudah memiliki prosedur yang wajib dijalankan. Termasuk jika ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi.

"Sekolah harus segera mengembalikan ke dapur penyedia dan diganti dengan yang baru. Itu sudah menjadi kesepakatan," ujar Setim, Kamis (25/9/2025).

Baca juga: Soal Penyebab Dugaan Keracunan MBG Siswa SMAN 1 Tanjung Selor, Dinkes Bulungan Tunggu BPOM

Setim mengaskan, Disdik Bulungan sangat mendukung penuh program nasional MBG karena dirasakan manfaatnya oleh siswa maupun orang tua.

Pasalnya anak-anak tidak perlu lagi menyiapkan bekal dari rumah, sehingga meringankan beban keluarga.

Meski demikian, Setim menekankan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) harus lebih diperketat agar kasus serupa tidak terulang.

Mulai dari kebersihan dapur hingga proses pengantaran menuju sekolah masing-masing.

"Kami percaya ini bukan faktor kesengajaan. Jika ada makanan rusak, sekolah bisa melaporkan kepada PIC di lapangan untuk segera didiskusikan dengan pihak penyelenggara," jelasnya.

Lebih lanjut, Setim mengungkapkan sesuai penyampaian Badan Gizi Nasional (BGN), jika terjadi dugaan keracunan akibat menu MBG maka pihak penyelenggara akan bertanggung jawab.

"Pengobatan ditanggung lewat BPJS Kesehatan bagi yang memiliki, jika tidak maka akan dicari solusinya," ucap Setim.

Hingga kini, Disdik Bulungan memastikan belum ada laporan resmi terkait keluhan siswa terhadap menu MBG yang disajikan di sekolah-sekolah penerima manfaat.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved