Berita Bulungan Terkini
Harga Daging Sapi di Pasar Induk Tanjung Selor Naik jadi Rp180 Ribu per Kg, Sepi Pembeli
Di Pasar Induk Tanjung Selor, Bulungan, harga daging sapi naik dari Rp160 ribu/kg menjadi Rp180 ribu/kg, menyebabkan daya beli masyarakat turun.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Cornel Dimas Satrio
Ringkasan Berita:
- Sejak momen Natal dan Tahun Baru, harga daging sapi naik dari Rp160 ribu/kg menjadi Rp180 ribu/kg.
- Akibat kenaikan harga, penjualan pedagang berkurang drastis.
- Pedagang memperkirakan harga daging sapi masih berpotensi naik hingga Rp200 ribu/kg menjelang Hari Raya Idul Fitri, seiring meningkatnya permintaan kebutuhan lokal.
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pedagang daging sapi di Pasar Induk Tanjung Selor, Ulik tampak duduk santai. Sesekali ia mengusir lalat menggunakan kain agar tidak hinggap di daging daganganya.
Saat ditemui TribunKaltata.com, dagangan Ulik tinggal sedikit, hanya tersisa hati, ginjal dan daging sapi rawonan.
Hari ini ia tidak membawa banyak daging sapi untuk dijual, sebab daganganya kini tengan mengalami penurunan pejualan.
Ulik mengatakan hal ini disebabkan adanya kenaikan harga daging sapi yang signifikan.
Kenaikan harga daging sapi ini sudah terjadi sejak momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Jika sebelumnya berada di kisaran Rp160 ribu per kg, kini harganya sudah menyentuh Rp180 ribu per kg.
Ulik menjelaskan kenaikan tersebut karena harga dari peternak lebih dulu mengalami peningkatan.
Baca juga: Usai Sidak, Bupati Bulungan Pastikan Harga hingga Stok Sembako di Pasar Induk Tanjung Selor Stabil
Kondisi itu membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual di tingkat pasar.
"Sekarang memang harus dinaikkan. Dari peternaknya saja sudah naik, jadi mau tidak mau harga jual juga ikut naik," ujarnya, di Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya kenaikan harga daging sapi mempengaruhi daya beli masyarakat.
Sebelumnya penjualan cukup lancar, namun setelah kenaikan harga, jumlah pembeli mulai berkurang.
"Kalau sebelum naik, penjualan lebih banyak. Setelah naik ini, sehari paling satu ekor saja yang terjual," katanya.
Secara umum satu ekor sapi biasanya memiliki berat sekira 120 kg.
Sejumlah pedagang memprediksi harga daging sapi masih berpotensi kembali naik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan harga bisa menyentuh Rp200 ribu per kg.
"Kalau Lebaran nanti kemungkinan bisa tembus sampai Rp200 ribu," ujarnya.
Daging sapi yang dijual diketahui dipasok untuk kebutuhan lokal.
Pedagang memperkirakan tren kenaikan harga daging sapi masih akan berlanjut seiring meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
(*)
Penulis : Desi Kartika
| Gerai UMKM Bulungan Resmi Dibuka di Sarinah, Bupati Syarwani: Momentum Tembus Pasar Nasional |
|
|---|
| Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Pasar Subuh Tanjung Selor, Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan |
|
|---|
| Polisi Ungkap Kronologi Pekerja Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Kerja di Desa Nahaya Bulungan |
|
|---|
| Capaian Identitas Kependudukan Digital Bulungan Tembus 7 Persen, Disdukcapil Targetkan Rampung 2026 |
|
|---|
| Pemkab Bulungan Kucurkan Anggaran Rp1 Miliar, 50 PNS Kuliah Hukum di Universitas Borneo Tarakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/19022026-daging-sapi-di-Pasar-Induk-Tanjung-Selor-01.jpg)