Berita Tarakan Terkini
Kabar Gembira Diskon Tiket Kapal 30 Persen Masih Berlaku, Pelni Pastikan Program Belum Ditutup
Bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan kapal laut, Pelni saat ini masih memberikan diskon tiket kapal laut sebesar 30 persen.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Pelni memberikan diskon tiket sebesar 30 persen untuk keberangkatan kapal mulai 11 Maret hingga 6 April 2026.
- Potongan harga berlaku otomatis di sistem pembelian tiket tanpa perlu klaim khusus, selama jadwal keberangkatan masuk dalam periode program.
- Pelni memastikan tidak ada kenaikan tarif normal menjelang mudik Lebaran 2026; harga tetap stabil mengikuti tarif tahun sebelumnya.
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kabar baik bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan kapal laut. Program diskon tiket kapal sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dipastikan masih berlaku dan belum ditutup.
Diskon tersebut menjadi salah satu stimulus ekonomi untuk membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan, khususnya menjelang arus mudik Idul Fitri tahun ini.
Kepala Kantor Cabang Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengatakan potongan harga tiket kapal tersebut mulai diberlakukan untuk keberangkatan 11 Maret hingga 6 April 2026.
“Pelni sendiri telah memberikan informasi masyarakat mendapatkan kemudahan berupa stimulus ekonomi berupa diskon tiket sebesar 30 persen dari tarif yang berlaku,” ujarnya.
Baca juga: Cek Tiket Pelni 2026 Balikpapan-Surabaya Jelang Mudik Lebaran, Tersedia Diskon 30 Persen
Ferdy Ronnye Masengi menjelaskan, potongan harga tersebut berlaku otomatis pada sistem pembelian tiket selama jadwal keberangkatan kapal berada dalam periode program.
Artinya, penumpang yang sudah membeli tiket jauh-jauh hari tetap berhak mendapatkan diskon apabila jadwal keberangkatannya masuk dalam periode tersebut.
“Kalau dia pesan tiket dan keberangkatannya di atas tanggal 10 Maret, maka secara otomatis sistem akan memberikan diskon. Karena skemanya memang sudah diatur dari pusat,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, penumpang tidak perlu melakukan klaim atau pengajuan khusus untuk memperoleh potongan harga.
Di tengah tingginya permintaan tiket menjelang mudik Lebaran, Pelni memastikan tidak ada kenaikan tarif normal untuk tiket kapal.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni 2026 Tarakan-Parepare, Masih Ada Diskon Tiket usai Lebaran
Menurut Ferdy, harga tiket masih menggunakan tarif yang sama seperti tahun sebelumnya.
“Kalau tarif normal sampai saat ini tidak ada kenaikan, masih sama seperti tahun sebelumnya. Hanya saja ada tambahan skema diskon sebesar 30 persen untuk periode keberangkatan tertentu,” katanya.
Ferdy juga menegaskan bahwa program diskon tersebut masih berjalan secara nasional dan belum dihentikan.
Namun terkait kuota pasti secara nasional, pihak Pelni masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah dan kantor pusat.
“Secara nasional diskonnya masih bergulir. Saat ini masih berjalan karena masih mengakumulasi kuota yang diberikan oleh kementerian,” terangnya.
Ia menambahkan, sebelumnya pemerintah sempat memberikan diskon tiket kapal hingga 50 persen namun untuk periode saat ini besarannya ditetapkan 30 persen.
“Kalau sebelumnya memang sempat sampai 50 persen, tetapi untuk program yang berjalan saat ini besarannya 30 persen,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
| Pemkot Tarakan Pastikan Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ Wali Kota Tahun 2025 |
|
|---|
| DPRD Tarakan Serahkan Rekomendasi LKPJ Wali Kota 2025, Tekankan Poli Puskesmas 24 Jam Direalisasikan |
|
|---|
| LPG Non Subsidi Naik, Wakil Wali Kota Tarakan akan Koordinasi: Jangan Sampai Mahal, Barang Tidak Ada |
|
|---|
| LPG Non Subsidi 12 Kg Naik Jadi Rp 280 Ribu di Tarakan, Pemilik Pangkalan Akui Pembeli Sepi |
|
|---|
| Seorang Pria di Tarakan Ditemukan Meninggal, Diperkirakan Jenazah Sudah Empat Hari, Diduga Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Pantau-pelayanan-Pelni-14032026jpg.jpg)