Berita Bulungan Terkini
Proyeksi APBD Bulungan 2027 Capai Rp2,3 Triliun, Sekda Ingatkan Efisiensi Belanja
Pemkab Bulungan menargetkan APBD 2027 tetap sehat di tengah defisit APBN, Sekda Bulungan menekankan pentingnya efisiensi belanja operasional.
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Cornel Dimas Satrio
Ringkasan Berita:
- Pemkab Bulungan memperkirakan APBD tahun 2027 berada di kisaran Rp2,1–Rp2,3 triliun.
- Sekda Bulungan meminta perangkat daerah melakukan efisiensi belanja operasional, seperti perjalanan dinas, listrik, air, BBM, ATK, dan kegiatan seremonial, sebagai antisipasi dampak defisit APBN Rp135 triliun
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memproyeksikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027 berada di kisaran Rp2,1 triliun hingga Rp2,3 triliun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto, menjelaskan bahwa proyeksi keuangan daerah turut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional maupun global.
Ia menyebutkan, hingga Februari, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sekitar Rp135 triliun.
Situasi tersebut dinilai bisa berdampak pada kebijakan efisiensi anggaran di tingkat daerah.
"Perlu dicermati kondisi nasional. Defisit APBN bisa berimbas pada kebijakan efisiensi di daerah," ujar Sekda Bulungan, Minggu (29/3/2026).
Seiring hal itu, seluruh perangkat daerah diminta melakukan pengendalian dan efisiensi belanja, khususnya pada pos operasional seperti perjalanan dinas, penggunaan listrik, air, bahan bakar minyak (BBM), alat tulis kantor (ATK), hingga kegiatan seremonial.
Sekda menegaskan, anggaran daerah harus difokuskan pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di antaranya pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, serta program strategis lainnya.
"Fokuskan pada hal-hal prioritas dan jaga keseimbangan APBD agar tetap sehat dan berkelanjutan," tegas Risdianto.
Dalam penyusunan rencana kerja (Renja) 2027, tercatat sebanyak 2.555 usulan masyarakat telah diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Selain itu, terdapat 1.001 usulan pokok pikiran DPRD dan 41 usulan dari kelompok rentan.
Baca juga: Usai Sidak, Bupati Bulungan Pastikan Harga hingga Stok Sembako di Pasar Induk Tanjung Selor Stabil
Meski demikian, tidak seluruh usulan dapat diakomodasi karena harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Dorong Inovasi
Sekda juga menekankan pentingnya inovasi di setiap perangkat daerah.
Risdianto mendorong agar masing-masing instansi menghadirkan minimal satu inovasi unggulan yang memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan.
Selain mengandalkan APBD, perangkat daerah juga diminta aktif menjalin komunikasi dan jejaring guna membuka peluang pendanaan dari luar, baik melalui APBN, pemerintah provinsi, maupun sumber lainnya.
Di sisi lain, Pemkab Bulungan tetap memperhatikan pemerataan pembangunan, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman.
"Pembangunan harus merata dan berkeadilan, termasuk bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman," tandasnya.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu
| Harga Plastik Naik, Pedagang UMKM di Tanjung Selor Bulungan Menjerit, Untung Kian Menipis |
|
|---|
| Daftar Pejabat dan OPD yang Wajib Masuk Kantor saat WFA di Bulungan Kaltara |
|
|---|
| Intip Profil Jason, Pemeran Yesus Kristus di Perayaan Jumat Agung Gereja Katedral Tanjung Selor |
|
|---|
| Data Pemilih di Kabupaten Bulungan Naik 2.165 Orang, Kecamatan Tanjung Selor Paling Tinggi |
|
|---|
| Suasana Haru Jumat Agung di Katedral Tanjung Selor, Umat Menangis Lihat Visualisasi Yesus Sengsara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/29032026-Tugu-Lemlai-Suri-01.jpg)