Berita Tana Tidung Terkini
SPPG Wajib Miliki SLHS, Dinkes Tana Tidung Pastikan Standar Pengolahan Program MBG Terpantau
Sesuai ketentuan BGN, pengelolan SPPG wajib memiliki SLHS. Menurut Kepala Dinkes Tana Tidung untuk dapat SLHS SPPG wajib ikut pelatihan.
Penulis: Rismayanti | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Dinkes Tana Tidung memastikan Makan Bergizi Gratis (MBG) memenuhi standar kesehatan melalui penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi para pengelola dapur SPPG.
- Para pengelola wajib ikuti pelatihan khusus mencakup teknik memasak higienis hingga pengelolaan limbah sebelum mendapatkan sertifikat kompetensi beroperasi.
- Dinkes fokus mengawasi SOP pengolahan cegah kontaminasi dan keracunan, didukung alat deteksi dini bakteri berbahaya serta koordinasi dengan ahli gizi BGN.
TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung memastikan pengelolaan makanan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Hal tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada sejumlah pengelola SPPG yang telah melalui tahapan pelatihan dan penilaian.
Diketahui dari lima kecamatan yang ada di Kabupaten Tana Tidung program MBG baru berjalan di Kecamatan Sesayap Hilir.
Kemudian yang saat ini telah terlihat bangunan dapur SPPG dan kemungkinan akan segera diresmikan menyusul SPPG Sesayap Hilir yaitu di Kecamatan Sesayap.
Baca juga: Ini Penyebab Operasional 4 SPPG di Nunukan Kaltara Dihentikan Sementara
Kepala Dinas Kesehatan Tana Tidung, Mohamad Sarif, mengatakan sebelum mendapatkan sertifikat tersebut, para pengelola wajib mengikuti pelatihan terkait pengolahan makanan hingga pengelolaan limbah.
“Salah satu syarat untuk operasional SPPG itu mereka harus memperoleh sertifikat laik higiene sanitasi. Teman-teman Dinkes dan puskesmas sudah memberikan diklat, jadi mereka tidak asal masak, semua ada ilmunya mulai dari cara memasak sampai pengolahan sampah,” ujar Sarif kepada TribunKaltara.com, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah mengikuti pelatihan, para pengelola akan kembali dinilai untuk memastikan seluruh prosedur telah dijalankan sesuai standar yang ditetapkan.
“Setelah mereka memenuhi itu, nanti dinilai lagi. Kemarin saya sudah menandatangani beberapa SLHS, artinya SPPG tersebut sudah memenuhi syarat dan layak beroperasi,” jelasnya.
Sarif menambahkan, sertifikat tersebut melekat pada individu pengelola sebagai bentuk izin atau kompetensi dalam menjalankan tugasnya.
Baca juga: Breaking News 9 Dapur SPPG di Tarakan Diberhentikan Sementara, Didominasi Masalah IPAL dan SLHS
Menurutnya, Dinkes Tana Tidung memiliki peran utama dalam pengawasan proses pengolahan makanan, termasuk memastikan tidak terjadi kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
“Kalau terkait nilai gizinya, mereka sudah punya ahli gizi dari BGN. Kita di Dinkes Tana Tidung fokus memantau cara pengolahan makanan, SOP, termasuk pengolahan sampah agar tidak terjadi keracunan,” katanya.
Selain itu, Dinkes juga melakukan deteksi dini terhadap kualitas makanan yang disajikan, termasuk kemungkinan adanya kandungan bakteri berbahaya seperti E.coli.
“Alhamdulillah kita punya alat deteksi dini. Untuk pemeriksaan lebih lanjut tetap kita kirim sampelnya ke Tanjung Selor,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pelatihan bagi pengelola SPPG akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menjaga standar keamanan pangan tetap terjaga.
“Yang jelas mereka harus ikut pelatihan dulu, dibekali ilmunya, dan itu akan terus kita lakukan secara rutin,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayant
Dinkes Tana Tidung
SPPG
Makan Bergizi Gratis (MBG)
kesehatan
MBG
Kabupaten Tana Tidung
Kalimantan Utara
Sesayap Hilir
Kecamatan Sesayap
Mohammad Sarif
pengawasan
BGN
TribunKaltara.com
| Pemkab Tana Tidung Libatkan Akademisi Perguruan Tinggi Dukung Desa Cantik, Perkuat SDM dan Data |
|
|---|
| Persinas ASAD Tana Tidung Raih 13 Medali di Balikpapan Open II 2026, 1 Atlet Pesilat Terbaik Remaja |
|
|---|
| Hari Posyandu Nasional, Dinsos PMD Tana Tidung Integrasikan Layanan Enam SPM di Desa Sepala Dalung |
|
|---|
| Bersiwak Tahap Kedua Digelar, Bapenda Tana Tidung Sasar 300 Wajib Pajak Menunggak |
|
|---|
| Tiga Desa Ikut Penilaian Program Desa Cantik, Dinsos PMD Tana Tidung Dorong Perbaikan Data |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/04042026-Kepala-Dinas-Kesehatan-Tana-Tidung-Mohamad-Sarif-01.jpg)