Berita Nunukan Terkini
Hasrdiknas, Koordinator Pengawas Disdikbud Nunukan Berharap Kesejahteraan Guru Ditingkatkan
Dalam memperingati Hardiknas, Koordinator Pengawas Didsikbud Nunukan I Made Wirama sebut pendidikan harus berpusat pada siswa sekolah.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Pemerintah encanakan penambahan tiga layanan di tiap sekolah serta meningkatkan target revitalisasi sekolah secara nasional dari 200 ribu jadi 600 ribu sekolah
- Perubahan paradigma dalam sistem pendidikan di Nunukan, di mana pembelajaran kini harus berpusat pada siswa agar proses belajar lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan
- Penguatan akademik dan kesejahteraan guru, Disdik Nunukan menekankan pentingnya atasi degradasi moral siswa melalui pembentukan karakter jadi fondasi perbaikan bangsa.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Sabtu (2/5/2026) menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, I Made Wirama, menyampaikan sejumlah harapan dan arah kebijakan pendidikan ke depan.
Di momen tersebut, ia membeberkan sejumlah rencana besar pemerintah untuk dunia pendidikan yang diklaim bakal membawa perubahan signifikan, mulai dari peningkatan kesejahteraan guru hingga penambahan layanan baru di sekolah.
“Ke depan para guru harus lebih semangat dan bertanggung jawab. Pemerintah juga tidak tinggal diam, terus berupaya meningkatkan pelayanan,” tegasnya.
Baca juga: Hari Guru Nasional, DPRD Kaltara Soroti Kesejahteraan Guru Perbatasan, Usul Tunjangan Ditingkatkan
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah rencana penambahan tiga layanan besar di setiap sekolah pada tahun 2026.
Meski belum dirinci secara detail, kebijakan ini disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Tak hanya itu, program revitalisasi sekolah juga disebut mengalami lonjakan drastis.
Dari sebelumnya sekitar 200 ribu sekolah, kini meningkat hingga 600 ribu sekolah yang akan diperbaiki pemerintah.
Lonjakan hingga tiga kali lipat ini disebut sebagai langkah serius dalam memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di Indonesia.
“Dengan fasilitas yang semakin lengkap, diharapkan pelayanan kepada siswa juga semakin maksimal,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Sabtu (2/5/2026).
Namun di balik optimisme tersebut, I Made Wirama juga menyinggung persoalan serius yang tengah dihadapi dunia pendidikan, yakni penurunan moral siswa.
Hal ini menjadi perhatian penting, mengingat pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
“Memang ada degradasi moral siswa, tapi dengan perhatian pemerintah yang semakin baik, kita berharap karakter mereka juga akan meningkat,” katanya.
Ia juga menekankan perubahan besar dalam sistem pembelajaran. Jika sebelumnya berpusat pada guru, kini pembelajaran harus beralih menjadi berpusat pada siswa.
Menurutnya, perubahan ini menjadi kunci agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan mereka.
Di akhir pernyataannya, I Made Wirama menyampaikan pesan tegas, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan saat ini.
“Kalau ingin memperbaiki negara ini, harus dimulai dari pendidikan,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Fatimah Majid
Hari Pendidikan Nasional
Kabupaten Nunukan
Kalimantan Utara
pendidikan
sekolah
kesejahteraan guru
Hardiknas
TribunKaltara.com
| BPBD Nunukan dan Damkar Bantu PDAM Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih di Selisun |
|
|---|
| Cara Pelajar Nunukan Peringati Hari Pendidikan Nasional, Pakai Baju Adat hingga Batik |
|
|---|
| Modus Besar Jerat CPMI Ilegal di Nunukan, Polisi Ungkap Ciri-Ciri hingga Jalur Perekrutan |
|
|---|
| Pj Sekda Nunukan Ikut Berangkat ke Tanah Suci Setelah 13 Tahun Menunggu |
|
|---|
| Ganti Rugi Lahan Embung Lapri Belum Tuntas, DPRD Nunukan Desak Pemkab Segera Bertindak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/I-Made-Wirama-02052026.jpg)