Berita Nunukan Terkini
Rumah Produksi Batu Bata di Nunukan Terbakar, Berawal dari Tiang Penyangga Atap yang Ambruk
Saat batu bata dibakar, tiba-tiba tiang penyangga rumah produksi batu bata ambruk dan akhirnya api langsung membesar dan lalap bangunan.
Penulis: Fatimah Majid | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Kebakaran terjadi akibat tiang penyangga rumah produksi batu bata ambruk menimpa tungku yang sedang menyala, menyebabkan api langsung membesar.
- Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil menjinakkan api dalam kurun waktu kurang dari 10 menit.
- Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini, namun kerugian material pemilik ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN -Rumah produksi batu bata merah milik Muhammad Sidik (32) di Jalan Ujang Dewa RT 08, kawasan Simpang Kadir, Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara, terbakar, Rabu (3/6/2026) siang.
Peristiwa kebakaran itu terjadi saat aktivitas pembakaran batu bata masih berlangsung. Tiang utama penyangga atap dilaporkan terbakar hingga tak mampu menahan beban bangunan.
Akibatnya, atap rumah produksi ambruk dan menimpa area tungku pembakaran yang masih menyala. Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan melalap bangunan tersebut.
Material atap yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Baca juga: Gudang Penyimpanan Kardus dan Plastik di Nunukan Kaltara Ludes Terbakar, 8 Mobil Damkar Dikerahkan
Warga di sekitar lokasi sempat dibuat panik melihat asap tebal membumbung dari kawasan produksi batu bata tersebut.
Beruntung, laporan cepat dari warga membuat petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke area sekitar.
"Sampai di TKP, petugas langsung menggelar selang dan menghidupkan mesin untuk melakukan penyemprotan," ujarnya.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dalam penanganan insiden tersebut.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari 10 menit sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Setelah itu dilakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Meski bangunan mengalami kerusakan cukup parah, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun, kerugian materi yang dialami pemilik rumah produksi batu bata ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Wahyudi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas yang melibatkan sumber api.
"Kami himbau kepada seluruh warga, tetap waspada terhadap datangnya musibah kebakaran, terutama yang diakibatkan oleh faktor kelalaian manusia," katanya.
(*)
Penulis: Fatimah Majid
batu bata
Kabupaten Nunukan
Kalimantan Utara
terbakar
kebakaran
ambruk
bangunan
produksi
warga
TribunKaltara.com
| Jembatan Putus Bikin Siswa Sulit ke Sekolah, Warga dan TNI Bangun Jembatan Darurat di Sebatik Tengah |
|
|---|
| Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polisi di Lumbis Nunuksn Dampingi Petani hingga Panen Jagung 1 Hektare |
|
|---|
| Jumlah Pedagang di Alun-alun Lebih dari Data Sebelumnya, Satpol PP Nunukan akan Lakukan Pembinaan |
|
|---|
| Kisah Firmansyah, Jemaah Haji Nunukan Gendong Nenek Asal Malaysia yang Alami Stroke Demi Cium Kakbah |
|
|---|
| Jembatan Putus Total, Siswa di Nunukan Rela Terobos Sungai untuk Ujian, MBG Disantap di Tepi Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Produksi-batu-bata-terbakar-di-Nunukan-01-03062026.jpg)