Berita Tarakan Terkini
Peringatan Dini Tsunami Berakhir, SAR dan BPBD Tarakan Minta Warga Pantai Amal Pulang ke Rumah
Usai BMKG Tarakan cabut peringatan dini potensi tsunami di Tarakan Kalimantan Utara, warga diminta untuk pulang ke rumah masing-masing.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- Kantor SAR dan BMKG Tarakan resmi mengumumkan pengakhiran peringatan dini tsunami pada pukul 11.15 WITA setelah memastikan situasi pesisir kembali aman.
- BPBD Tarakan mengerahkan personel ke berbagai titik pengungsian (seperti Pantai Amal dan Bais Hill) untuk mengedukasi ribuan warga bahwa ancaman telah berlalu dan meminta mereka pulang.
- Hingga pukul 13.00 WITA, ribuan warga sempat mengungsi mulai berangsur kembali ke rumah dengan imbauan tetap waspada dan hanya memercayai kanal informasi resmi.
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Kepala Kantor SAR Tarakan bersama BMKG Tarakan dan BPBD Tarakan melaksanakan rilis informasi Peringatan Dini tsunami di Tarakan Kalimantan Utara telah berakhir, Senin (8/6/2026).
Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril didampingi Kepala BMKG Tarakan M Sulam Khilmi menyampaikan pengakhiran tsunami telah diumumkan tepat pukul 11.15 WITA. Sebelumnya SAR Tarakan, BMKG Tarakan dan BPBD Tarakan serta unsur TNI Polri dan relawan telah menyiagakan personel berjaga di pesisir.
Syahril mengatakan sampai pukul 13.15 WITA, pihaknya masih terus memantau perkembangan informasi dari BMKG Tarakan. "Kami juga kembali ke kantor kami untuk mengakhiri pelaksanaan tugas di lapangan dan tetap memantau apalagi ada laporan lanjut dari BMKG," ujar Syahril.
Kepala BPBD Tarakan, Yonsep yang ditemui di lokasi titik evakuasi Kelurahan Pantai Amal menambahkan, personel BPBD Tarakan juga disebar di Pantai Amal, Binalatung, di depan Bais Hill dan Pantai Amal Baru karena masyarakat dilaporkan cukup banyak mengungsi.
Baca juga: BMKG Tarakan Akui Rilis Potensi Tsunami di Kaltara, Ada Kenaikan Gelombang 30 Sentimeter
Sehingga semua personel BPBD Tarakan dan relawan termasuk relawan korlakar bergerak dibantu Kelurahan Pantai Amal memberikan edukasi kepada warga bahwa peringatan dini tsunami telah berakhir.
"Kami langsung turun lapangan ke lokasi, menyampaikan kepada warga kondisi ini adalah dampak daripada gempa yang ada di Filipina dan itu hanya dampak," ujarnya.
BPBD Tarakan mengimbau kepada warga tetap waspada namun tak panik dan meminta warga kembali ke rumah masing-masing.
"Ini ribuan orang yang mengungsi. Saya langsung sampaikan tadi dan sampai pukul 13.00 WITA berangsur mereka kembali," ujarnya.
Sebelumnya BPBD Tarakan telah menyampaikan agar warga tetap waspada. Apalagi pergerakan gempa bisa terjadi terus menerus.
Baca juga: Lihat Air Laut di Pantai Amal Tarakan Mendadak Surut, Fatmawati Bersama Keluarga Lari ke Atas Bukit
"Nah, masyarakat Kota Tarakan dalam hal ini harus betul-betul bisa menerima berita dari kanal-kanal yang bisa dipercaya," tukasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
SAR Tarakan
BMKG Tarakan
BPBD Tarakan
Peringatan Dini
tsunami
Tarakan
Kalimantan Utara
Syahril
Yonsep
warga
Pantai Amal
rumah
TribunKaltara.com
| BMKG Tarakan Akui Rilis Potensi Tsunami di Kaltara, Ada Kenaikan Gelombang 30 Sentimeter |
|
|---|
| Lihat Air Laut di Pantai Amal Tarakan Mendadak Surut, Fatmawati Bersama Keluarga Lari ke Atas Bukit |
|
|---|
| Dapat Informasi akan Terjadi Tsunami, Warga di Pantai Amal Tarakan Berlarian, Lurah Minta tak Panik |
|
|---|
| Sempat Muncul Warning Tsunami, Pemkot Tarakan Imbau Masyarakat Jangan Panik, Begini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Cara SMA Hang Tuah Tarakan Gaet Calon Siswa Baru di SPMB 2026, Termasuk Tawarkan Diskon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Kepala-SAR-Tarakan-Syahril-08062026.jpg)