Jumat, 8 Mei 2026

Pemkab Nunukan

Pemkab Nunukan Tegaskan Komitmen Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Pemkab Nunukan memastikan APBD 2026 akan diarahkan ke layanan dasar pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi.

Tayang:
TribunKaltara.com/Febrianus Felis
NOTA KEUANGAN APBD - Pemkab Nunukan menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nunukan, Jumat (28/11/2025). Fokus APBD 2026 akan diarahkan pada sektor layanan dasar pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nunukan.

Jawaban pemerintah disampaikan langsung Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, yang hadir mewakili Bupati Nunukan, Irwan Sabri.

Ia menegaskan keseriusan Pemkab Nunukan dalam merumuskan APBD yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan berpihak pada pemerataan pembangunan.

"Pemerintah daerah menerima seluruh pandangan fraksi DPRD dengan penuh perhatian serta apresiasi. Masukan tersebut akan segera kami tindaklanjuti secara konstruktif sebagai bahan penyempurnaan penyusunan APBD 2026," ujar Iwan kepada TribunKaltara.com, Jumat (28/11/2025).

Penyusunan anggaran, kata dia, tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan kajian dan data lapangan.

"Setiap program yang kami ajukan dilandasi kebutuhan riil masyarakat yang dihimpun melalui mekanisme perencanaan, termasuk musrenbang dan evaluasi tahun sebelumnya. Kami ingin APBD 2026 benar-benar efektif, akuntabel dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat," ungkapnya.

Pemkab Nunukan juga memastikan fokus APBD 2026 akan diarahkan pada sektor-sektor prioritas, antara lain peningkatan layanan dasar pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur wilayah, penguatan ekonomi masyarakat, serta optimalisasi tata kelola pemerintahan.

Selain itu, Pemkab Nunukan di bawah Irwan Sabri dan Hermanus berharap kolaborasi antara eksekutif dan legislatif tetap terjaga.

"Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Kami berharap tahapan pembahasan selanjutnya berjalan lancar sehingga APBD dapat disahkan tepat waktu," kata Iwan.

Rapat kemudian ditutup dengan kesepakatan melanjutkan tahapan pembahasan APBD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam waktu dekat.

"Pemkab Nunukan berharap Rancangan APBD TA 2026 dapat menjadi instrumen strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus menjawab tantangan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

(adv)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved