Sabtu, 11 April 2026

Operator Sekolah Keluhkan Akses Internet jadi Kendala Pembaruan Data Pokok Pendidikan di Malinau

Operator sekolah keluhkan akses internet jadi kendala pembaruan Data Pokok Pendidikan di Malinau.

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Jenjang TK, PAUD, SD dan SMP tahun 2020, di Aula Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Operator sekolah keluhkan akses internet jadi kendala pembaruan Data Pokok Pendidikan di Malinau.

Dalam Acara Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data Pokok Pendidikan ( Dapodik ) Jenjang TK, PAUD, SD dan SMP tahun 2020, peserta diimbau agar mengirimkan data tepat waktu.

Pihak sekolah dalam hal ini operator sekolah ditekankan untuk mengupload Dapodik segera setelah permintaan data dikirimkan.

Baca juga: Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Budi Rachmat Beber Mutasi Polri ada 3 Pejabat Baru di Polda Kaltara

Baca juga: Kabandara Mustaji Beber Renovasi Atap Bandara Kolonel RA Bessing Malinau Ditarget Rampung November

Baca juga: BKPSDM Penuh, Dinkes Bulungan Siapkan Ruangan Karantina Covid-19 di RSD Soemarno Sosroatmodjo

Seorang Peserta kegiatan Sosialisasi, Ramon mengatakan kendala terbesar dalam pembaruan data Dapodik adalah berkaitan dengan koneksi internet.

"Beberapa wilayah, termasuk wilayah saya di wilayah Pujungan, susah akses internet. Ada wilayah yang internet tidak ada, sebagian ada tapi tidak stabil," ujarnya kepada tribunkaltara.com (14/10/2020).

Menurut Ramon, untuk mengatasi masalah tersebut dirinya sering ke kediaman kerabatnya yang memiliki koneksi internet.

"Kita memang harus usaha. saya sering ke rumah sepupu. Sampai sana baru bisa upload data," ujarnya.

Ramon mengatakan sistem Dapodik mengharuskan data dikirimkan secara online.

"Mau masuk ke database kan harus online, ada portalnya khusus mengupload data-data itu. Pakai username sama password," imbuhnya.

Menurut Ramon, akses data secara online merupakan langkah tercepat untuk pembaruan data-data sekolah.

Namun karena keterbatasan tersebut, sebagian sekolah bisa saja terlambat mengirimkan data.

Baca juga: Masa Pandemi Covid-19, Petugas Kesehatan TMMD ke 109 Tarakan Rutin Periksa Kesehatan Prajurit

Baca juga: Muncul Opsi Liga 1 Bakal Kembali Digelar Desember 2020, Yunus Nusi Beber Skenario PSSI

Baca juga: UPDATE Tambah 8, Kasus Covid-19 di Kota Tarakan jadi 271, 3 Kasus Dinyatakan Sembuh

"Mungkin juga karena koneksi internet, jadi mereka lambat uploadnya. Ini bisa jadi masalah bagi daerah yang tidak bagus internetnya," keluhnya.

Ramon berharap, pemasangan akses di wilayah blankspot tersebut dapat dikebut pemerintah Kabupaten Malinau.

"Saya dengar kemarin pemkab sudah pasang jaringan di beberapa wilayah. Semoga ini bisa jadi solusi, jadi tidak ada lagi alasan untuk lambat ngirim," jelasnya.

(*)

( Tribunkaltara.com / Mohammad Supri )

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved