Breaking News:

Satgas Pamtas Yonif 623

Hemat Pengeluaran Saat Pandemi Covid-19, Satgas Yonif 623/BWU Tanam Jagung dan Sayuran

Hemat pengeluaran di tengah pandemi Covid-19, Satgas Yonif 623/BWU Pos Sei Ular tanam jagung dan sayuran, di lahan kosong samping pos

Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO/Satgas Yonif 623/BWU
Satgas Yonif 623/BWU Pos Sei Ular tengah menanam jagung dan sayuran 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN- Hemat pengeluaran di tengah pandemi Covid-19, Satgas Yonif 623/BWU Pos Sei Ular tanam jagung dan sayuran, di lahan kosong samping pos, Kampung Sei Ular, Kecamatan Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (15/10/2020).

Lahan seluas satu hektar ini ditanami jagung, timun, pare, cabe dan terong.

Danpos Sei Ular Lettu Inf Kyai Roja mengatakan, kegiatan berkebun ini untuk wujudkan ketahanan pangan di pos, sehingga kebutuhan sayur sehari-hari dapat memanfaatkan kebun yang ada.

Bahkan, kegiatan berkebun ini dapat menghemat pengeluaran di tengah pandemi covid-19.

"Lahan kosong yang ada di samping pos kami manfaatkan untuk berkebun dengan menanam berbagai macam sayur dan jagung. Harapannya saat panen nanti hasilnya dapat dirasakan oleh Pos Sei Ular dan masyarakat sekitar," Kata Kyai Roja.

Dokter Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Lakukan Pengobatan dari Rumah ke Rumah, Warga Terimakasih Dokter 

BREAKING NEWS, Mahasiswa Mau Sampaikan Aspirasi, Kantor Gubernur Kaltara Dijaga Polisi

Kerajaan Arab Saudi Masih Cekal Rizieq Shihab, Agus Maftuh Abegebriel Ungkap Soal Red Blink

Kyai Roja mengaku, jagung yang ditanam sudah dapat dipanen dua bulan lagi.

Menurut Kyai Roja, saat perbatasan RI-Malaysia ditutup beberapa waktu lalu, kebutuhan bahan pokok masyarakat cukup terganggu.

Lantaran, lalu lintas barang selama ini banyak tergantung dari negara tetangga, Malaysia.

Kini kebutuhan sembako hanya berasal dari Sebuku dan Nunukan.

"Adanya kebun di pos ini, kebutuhan sayuran sudah tidak perlu membeli lagi, sehingga pengeluaran dapat digunakan untuk hal yang lain," ujar Kyai Roja.

Hal senada disampaikann oleh Praka Ngatijo, jagung yang ditanam, sudah bisa di panen dua bulan lagi.

"Dua bulan lagi jagung yang kami tanam sudah dapat dipanen sehingga dapat dimanfaatkan oleh anggota pos dan warga sekitar," ujar Ngatijo seusai membersihkan ilalang di kebun pos.

(*)

(TribunKaltara.com/ Felis)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved