Berharap Bantuan Institusi Terawan, Kalimantan Utara Butuh Tambahan Dokter Spesialis
Berharap bantuan institusi Terawan (Kemenkes ), Dinkes Kaltara sebut Kalimantan Utara butuh dokter spesialis demi meningkatkan pelayanan kesehatan.
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Berharap bantuan institusi Terawan ( Kemenkes ), Dinkes Kaltara sebut Kalimantan Utara butuh dokter spesialis demi meningkatkan pelayanan kesehatan.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ), Dedy Prasetya Noor, mengatakan Kaltara masih membutuhkan dokter spesialis.
Hal itu disampaikan Dedy, saat didapuk sebagai pembicara dalam Respons Kaltara, di Jl Jeruk, Tanjung Selor.
Baca juga: Kepala BNNK Tarakan Agus Surya Dewi Sebut AR Jual Sabu Buat Modal Nikah, Berhenti Jika Modal Cukup
Baca juga: Miris, Pemuda 18 Tahun di Tarakan Jual Sabu untuk Modal Nikah, Janji Berhenti Jika Sudah Cukup
Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan, Peringatan HUT Ke-21 Kabupaten Malinau Tanpa Festival Budaya Irau
Baca juga: Gubernur Kalimatan Timur Isran Noor Jadi Bahan Meme Warganet, Isran Jawab Habisin Baterai Saja
Saat ini kata dia, jumlah dokter spesialis di Kaltara sebanyak 104 orang.
Terdiri dari dokter umum sebanyak 249 orang, dan dokter gigi 45 orang.
Jumlah dokter tersebut tersebar di lima kabupaten dan kota se- Kaltara.
"Kita di Kaltara masih butuh tambahan, utamanya dokter spesialis.
Apalagi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kaltara saat ini, kita masih butuh dokter spesialis," kata Dedy Prasetya Noor.
Dikatakan Dedy, untuk memenuhi kekurangan dokter spesialis, Dinkes Kaltara berharap bantuan dari institusi Terawan, Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ).
Sementara itu, Kadis Kesehatan Kaltara, Usman, mengatakan selain tenaga kesehatan, Pemprov Kaltara juga terus menggenjot penyediaan sarana prasarana kesehatan.
Misalnya pembangunan rumah sakit dan juga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).
Di Kaltara kata dia, saat ini terdapat 13 rumah sakit, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Kaltara.
"13 rumah sakit itu terdiri dari rumah sakit Tipe D, Pratama, Tipe C, hingga rumah sakit tipe B yang berada di Tarakan,'' ujar Usman.
Dikatakan Usman, Pemprov Kaltara terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada warga.
Termasuk dengan program dokter terbang, yang membantu masyarakat di wilayah aksesnya sulit dijangkau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/menteri-terawan-dan-dokter-spesialis-di-tarakan-21102020.jpg)