Minggu, 12 April 2026

Pilkada Kaltara

Janji Libatkan Pemangku Kepentingan, Irianto Lambrie Beber Prestasi Pimpin Kaltara

Calon Gubernur Kalimantan Utara ( Kaltara ) Irianto Lambrie bakal melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dalam menjalankan roda pemerintahan

Penulis: Amiruddin | Editor: Cornel Dimas Satrio
TribunKaltara.com / Amiruddin
Pasangan calon di Pilgub Kaltara, Irianto Lambrie dan Irwan Sabri (TribunKaltara.com/Amiruddin) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Calon Gubernur Kalimantan Utara ( Kaltara ) Irianto Lambrie, mengatakan bakal melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal itu disampaikan Irianto Lambrie, dalam debat publik Pilgub Kaltara, Minggu (25/10/2020) malam.

Debat tahap pertama dilaksanakan di Tarakan Plaza, Kota Tarakan, Kalimantan Uara.

"Kita akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, dan itu telah kita buktikan hampir lima tahun berjalan pemerintahan di Kaltara," kata Irianto Lambrie.

Menurut Irianto Lambrie, sinergi segenap pemangku kepentingan sangat penting dalam membangun daerah.

Salah satu contohnya kata dia, peningkatan pendapatan per kapita masyarakat Kaltara telah menempati urutan keempat nasional setelah DKI Jakarta, Kaltim, dan Riau.

"Itu artinya masyarakat Kaltara semakin makmur, dan tingkat indeks demokrasi Indonesia selalu berada di bawah 4 nasional besar.

Juga demikian dengan upaya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar calon petahana ini.

Di bidang kesehatan kata dia, pencapaian universal health coverage (UHC) Kaltara telah mencapai 100 persen.

Kaltara merupakan provinsi pertama di Indonesia yang mencapai 100 persen, yang saat ini sudah ada 4 provinsi.

Baca juga: Debat Publik Perdana Berjalan Sukses, KPU Siapkan Evaluasi dan Minta Saran Pjs Gubernur Kaltara

Baca juga: Dapat Pertanyaan Soal Penanganan Korupsi di Debat Kandidat, Zainal Paliwang Sebut Akan Gandeng KPK

Baca juga: Debat Publik Pertama Cawagub Yansen TP Lempar Program Wajib Belajar 16 Tahun, Bangun SDM Kaltara

Baca juga: Debat Kandidat Gubernur Kaltara Pasangan IRAW Dorong Lahirnya Perda Penanganan Covid-19

"Ini menggambarkan bahwa upaya kita membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kaltara telah berjalan dengan baik," katanya.

Di samping itu kata dia, Pemprov Kaltara telah melakukan upaya-upaya yang baik dalam upaya mendukung peningkatan penurunan angka pengangguran atau kemiskinan.

Angka kemiskinan di Kaltara juga turun dari 11 persen menjadi 6 persen.

Termasuk tingkat pengangguran dari 5,68 persen juga telah mengalami penurunan.

"Itu juga menggambarkan bahwa masyarakat telah terlibat secara keseluruhan, dalam pembangunan Kaltara selama ini," ungkap Irianto Lambrie.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved