Alasan Mahfud MD Diancam Dibunuh 4 Simpatisan FPI, Terpancing Gegara Sebut Rizieq Shihab Tanpa Habib

Alasan Mahfud MD diancam dibunuh 4 simpatisan FPI, terpancing gegara sebut Rizieq Shihab tanpa gelar Habib.

Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews dan Kompas tv
Menko Polhukam Mahfud MD dan simpatisan FPI yang ditangkap polisi akibat kasus ancaman pembunuhan. (Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews dan Kompas tv) 

TRIBUNKALTARA.COM - Alasan Mahfud MD diancam dibunuh 4 simpatisan FPI, terpancing gegara sebut Rizieq Shihab tanpa gelar Habib.

Tak cuma kasus kerumunan Rizieq Shihab yang menjadi sorotan, ancaman pembunuhan terhadap Menko Polhukam Mahfud MD juga menjadi atensi polisi.

Buntut ancaman pembunuhan terhadap Mahfud MD, 4 simpatisan Front Pembela Islam ( FPI ) berhasil ditangkap polisi.

Aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur menangkap empat orang pengancam Menko Polhukam Mahfud MD, Minggu (13/1/2020).

Mereka terbukti menyebarkan ujaran kebencian dan mengancam akan membunuh Menko Polhukam Mahfud MD di media sosial.

Para pelaku diketahui merupakan simpatisan organisasi pimpinan Rizieq Shihab, FPI.

Ditetapkan Tersangka dan Ditahan

Keempat simpatisan FPI Pasuruan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni, MN (37), MS (39), SH (37), dan AH (40).

"Mereka sudah ditangkap dan ditahan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jawa Timur, Minggu sore.

Baca juga: Titik Terang Tewasnya 6 Laskar FPI Pengawal Habib Rizieq Terungkap, Komnas HAM Panggil Fadil Imran

Polisi bergerak berdasarkan 2 laporan yang masuk yakni, laporan pada 3 dan 11 Desember 2020.

Materi yang dilaporkan yakni akun YouTube Amazing Pasuruan.

"Dalam video di akun tersebut, tersangka MN merekam dirinya dan mengancam Menko Polhukam Mahfud MD dengan menggunakan bahasa daerah tertentu," ujarnya.

Baca juga: Sempat Ungkap Pengakuan Gisel, Hotman Paris Curi Perhatian, Diminta Jadi Pengacara Habib Rizieq

Mahfud MD Tak Sebut Gelar

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved