Breaking News:

Virus Corona Tarakan

2020 Ada 38 Orang, Selama Pandemi Covid-19 Klien Rehabilitasi Rawat Inap Wajib Tes Virus Corona

2020 ada 38 orang, selama pandemi Covid-19 klien rehabilitasi rawat inap wajib tes Virus Corona.

TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI
Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Tarakan, Christine saat ditemui di Kantor BNNK Tarakan. ( TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - 2020 ada 38 orang, selama pandemi Covid-19 klien rehabilitasi rawat inap wajib tes Virus Corona.

Selama pandemi Covid-19, Kepal Seksi (Kasi) Rehabilitasi Badan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan, Christine mengatakan, pihakny diminta oleh Balai Rehabilitasi bahwa setiap klien rehabilitasi yang akan dirawat inap wajib menambahkan hasil Covid-19.

Meski begitu, dirinya mengatakan terkait persyaratan rehabilitasi, tidak ada yang berubah.

Baca juga: BNNK Tarakan Sebut Realisasi Anggaran Rehabilitasi Capai 89,60 Persen, Sisa Anggaran Rp 6.762.000

Baca juga: Stok Darah di PMI Nunukan Berkurang, Humas & P2D2S UDD Sebut Pendonor Takut Keluar Rumah Karena Ini

Baca juga: Pemilu Serentak Selesai, Ketua KPU Kaltara Suryanata Al-Islami Sebut tidak Ada Kluster Pilkada 2020

Bagi klien dengan tingkat penyalahgunaan ringan dan sedang, hanya dilakukan rawat jalan.

"Tapi untuk yang berat, seyogyanya memang harus kita rawat inap," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (30/12/20)

Wanita berkacamata ini menyebutkan, sepanjang tahun 2020 ada sebanyak 38 klien yang melakukan rawat jalan. Sedangkan klien yang dilakukan rawat ini yakni sebanyak 15 klien.

Begitu juga dengan klien yang telah dinyatakan sembuh. Dari laporan terakhir yang dia dapatkan, sebanyak 12 klien yang telah dipulangkan.

Baca juga: UPDATE Tambah 57, Kasus Covid-19 Kaltara Capai 3.740, 1 Pasien dengan Comorbid Meninggal di Tarakan

Baca juga: Usai Pilkada KPU Kaltara Swab Test Staf & Komisioner, Suryanata Al Islami: Kasus Covid-19 Meningkat.

Baca juga: APBD Malinau 2021 Ditetapkan Rp 1,3 Triliun, Fokus Peningkatan Ekonomi Daerah Akibat Covid-19

"Sembuhnya itu tergantung dari tingkat ketergantungan mereka masing masing, jadi tergantung keparahannya. Ada yang 4 bulan, ada yang 6 bulan, ada juga setahun gitu," katanya.

Dia menambahkan, klien rehabilitasi rata-rata merupakan usia produktif yakni di bawah 40 tahun.

"Usia yang paling muda itu 18 tahun," tutupnya.

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Penulis: Risnawati
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved