Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Jelang Pendaftaran Ditutup, Kantor Satpol PP & Damkar Malinau Diserbu Pelamar Pegawai Non-PNS

Terhitung tiga hari sebelum pendaftaran pegawai non-PNS ditutup, Kantor Satpol PP dan Damkar dipadati calon pendaftar.

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Suasana pendaftaran dan penerimaan berkas administrasi calon pegawai non-PNS di Kantor Satpol PP dan Damkar, Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (11/1/2021). (TribunKaltara.com/Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Terhitung tiga hari sebelum pendaftaran pegawai non-PNS ditutup, Kantor Satpol PP dan Damkar dipadati calon pendaftar.

Sejak diumumkan, pada tanggal 7 Januari 2021 lalu, pendaftar berbondong-bondong mendatangi tiap organisasi perangkat daerah (OPD) di Malinau.

Satuan kerja perangkat daerah Satpol PP dan Damkar Malinau merupakan instansi yang paling banyak membuka kuota penerimaan pegawai non-PNS.

Baca juga: Rayakan HUT Perdana, Pelaku UMKM Malinau Bagi Ratusan Masker di Perempatan Jalan

Baca juga: UPDATE Malinau Nihil Tambahan Kasus Covid-19 Selama Sepekan, Angka Kesembuhan Bertambah Jadi 244

Baca juga: GAWAT, 13 Anggota dan Staf DPRD Malinau Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Kondisinya Sekarang

Kuota penerimaan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Malinau berjumlah 677 pegawai non-PNS. Dengan rincian petugas lapangan Satpol PP berjumlah 115 orang.

Petugas lapangan pemadam kebakaran berjumlah 92 orang dan Satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) 470 orang.

Seorang pendaftar formasi petugas lapangan Satpol PP Yohan (23) mengungkapkan alasannya memilih formasi tersebut.

Menurutnya, selain untuk mencari pekerjaan, dirinya tertarik untuk menekuni pekerjaan sebagai petugas lapangan Satpol PP.

"Memang saya sukanya pekerjaan di lapangan, makanya masuk Satpol PP. Selain karena lagi cari kerja, memang tertarik di situ," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (11/1/2021).

Di sisi lain, Robert (27) mengatakan dirinya akan mendaftar formasi Satlinmas dikarenakan kualifikasi pendidikan tidak menjadi persyaratan dalam pendaftaran tersebut.

"Saya daftar Satlinmas karena cuma punya ijazah SD. Di pengumuman katanya tidak ada syarat pendidikannya," ungkapnya.

Baca juga: SPN Polda Kaltara Disebut Bakal Jadi Pemicu Ekonomi, Begini Reaksi Pelaku UMKM di Malinau

Baca juga: Ditutup 13 Januari 2021, Ini Tahapan dan Materi Tes Tertulis Rekrutmen Pegawai Non PNS di Malinau

Baca juga: Belum Miliki Rapid Tes Antigen di Malinau, John F Rundupadang: Kita Bantu Khusus Penumpang Pesawat

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved