Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

243 Korban Kebakaran Masih Perlu Bantuan, Lurah Nunukan Utara: Butuhkan Perlengkapan Bayi & Pakaian

243 korban kebakaran masih perlu bantuan, Lurah Nunukan Utara: Butuhkan perlengkapan bBayi & pakaian.

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
Bantuan sembako terus berdatangan di pos kesehatan samping gedung Pujasera, belakang Pasar Malam Nunukan, Kelurahan Nunukan Utara, Kalimantan Utara, Selasa (12/01/2021), sore. TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - 243 korban kebakaran masih perlu bantuan, Lurah Nunukan Utara: Butuhkan perlengkapan bBayi & pakaian.

Sebanyak 243 jiwa dari 72 kepala keluarga (KK) menjadi korban kebakaran termasuk korban penganiayaan di Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara).

Kebakaran yang terjadi 2 hari lalu di sekitaran Pasar Inhutani, RT 10, Kelurahan Nunukan Utara, menghanguskan 62 rumah sekaligus.

Sebanyak 57 rumah di sekitar pasar Inhutani Nunukan, RT 10, Nunukan Utara ludes terbakar, Minggu (10/01/2021), pukul 18.00 Wita. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis.)
Sebanyak 57 rumah di sekitar pasar Inhutani Nunukan, RT 10, Nunukan Utara ludes terbakar, Minggu (10/01/2021), pukul 18.00 Wita. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus felis.) (TribunKaltara.com / Febrianus Felis)

Baca juga: RTRW 2020-2040 Disetujui, Ketua DPRD Bulungan Kilat Beber Beberapa Pekerjaan Rumah

Baca juga: Mantan Ketua MPR Amien Rais Jagokan Listyo Sigit Jadi Kapolri, Sebut Paling Cocok dengan Jokowi

Baca juga: Info Lengkap BLT BPJS Ketenagakerjaan dari Menaker Ida Fauziyah, 2021 BSU Rp 1,2 Juta Diperpanjang?

Dari 62 rumah itu, 56 diantaranya merupakan rumah warga dan 6 bangunan lainnya merupakan fasilitas umum seperti Pos Bea Cukai, Pos Polisi, Pos Dishub, dan Pos Perikanan.

Lurah Nunukan Utara, Wahyudin, mengatakan, total jumlah korban kebakaran termasuk 7 korban penganiayaan yakni 243 jiwa dari 72 KK.

"Satu rumah ada yang terisi lebih dari satu KK. Jadi agak berbeda sedikit dengan jumlah bangunan yang terbakar," kata Wahyudin kepada TribunKaltara.com, Selasa (12/01/2021), pukul 15.00 Wita.

Tenda evakuasi korban kebakaran yang sebelumnya di samping Kantor Kelurahan Nunukan Utara, kini berpindah ke gedung Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) di belakang Pasar Malam Nunukan.

Menurut Wahyudin, pihaknya sengaja mengevakuasi 32 KK, korban kebakaran ke gedung Pujasera, lantaran mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 akibat berkerumun dan berdesak-desakan di tenda sebelumnya.

"Di posko sebelumnya pengungsi berdesak-desakan, berkerumun. Yang kita takutkan sudah kena bencana kebakaran kena lagi virus Covid-19. Kalau di gedung Pujasera, ruangannya berpetak-petak jadi bisa meminimalisir kerumunan," ucapnya.

Diketahui, gedung Pujasera memiliki 68 petak, namun yang terpakai oleh pengungsi saat ini hanya 32 petak.

Halaman
123
Penulis: Febrianus Felis
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved