Berita Nasional Terkini
Batal Jadi Kapolri, Jenderal Gatot Eddy Dapat Jabatan Penting dari Menteri BUMN Erick Thohir
Batal jadi Kapolri, Wakapolri Gatot Eddy Pramono dapat jabatan baru dari Menteri BUMN Erick Thohir, Jenderal bintang 3 ini jadi Komisaris di Pindad.
TRIBUNKALTARA.COM - Batal jadi Kapolri, Wakapolri Gatot Eddy Pramono dapat jabatan baru dari Menteri BUMN Erick Thohir, Jenderal bintang 3 ini jadi Komisaris di Pindad.
Nama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sempat berpeluang jabat Kapolri menggantikan Idham Azis.
Namun peluang itu tertutup setelah Presiden Jokowi memilih Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.
Kini setelah batal menjadi Kapolri, Jenderal bintang 3 itu mendapat jabatan baru dari Menteri BUMN Erick Thohir.
Komjen Gatot Eddy Pramono akhirnya punya posisi penting, menjadi Komisaris PT Pindad.
Penunjukkan Gatot Eddy Pramono sebagai Komisaris Pindad tertuang dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Perseroan mengenai pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi dan Komisaris PT Pindad (Persero).
RUPS dilakukan secara daring, sesuai dengan arahan pemerintah dalam pelaksanaan pekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19, Senin (18/01/2021).
Baca juga: Intip Kekayaan Gatot Eddy Pramono, Calon Kapolri Pengganti Idham Azis, Pengalaman di Bidang Reserse
RUPS Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Industri Pertahanan dan Manufaktur Kementerian BUMN, Liliek Mayasari dan Asisten Deputi Bidang Manajemen SDM Kementerian BUMN, Andus Winarno yang dihadiri oleh jajaran Direksi & Komisaris perusahaan.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad yang tercantum dalam surat nomor: SK-17/MBU/01/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad, menetapkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai Wakil Komisaris Utama, Mayjen TNI (Purn.) Sakkan Tampubolon, Alexandra Retno Wulan, Arlan Septia sebagai Komisaris Independen dan Jaleswari Pramodharwwardani sebagai Komisaris yang sebelumnya dijabat oleh Mayjen TNI (Purn.) Sumardi sebagai Wakil Komisaris Utama, Dr. Nurdin, Komjen Pol, Ari Dono, Mayjen TNI (Purn.) Endang Sodik sebagai Komisaris PT Pindad (Persero).
Sedangkan secara bersamaan, Menteri BUMN melalui Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad nomor: SK-16/MBU/01/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pindad, memberhentikan dengan hormat sejumlah direksi.
Mereka antara lain, Heru Puryanto sebagai Direktur Bisnis Produk Industrial, Heri Heriswan sebagai Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan, serta Rizka A. Putranto sebagai Direktur Strategi Bisnis dan mengangkat anggota Direksi PT Pindad (Persero) yang baru diantaranya Wijil Jadmiko Budi sebagai Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan, Suharyono sebagai Direktur Bisnis Produk Industrial, dan Syaifudin sebagai Direktur Strategi Bisnis.
Legawa Batal Jadi Kapolri
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal (Pol) Gatot Eddy Pramono menyatakan dukungan terhadap keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.
"Saya mendukung penuh Pak Sigit dalam mewujudkan Polri yang Promoter (profesional, modern dan terpercaya)," kata Gatot Eddy Pramono dalam keterangannya, Jumat (15/1/2021).
Menurut Gatot Eddy Pramono, dirinya akan bersama-sama Kapolri baru nanti demi membawa institusi Polri berbenah untuk menghadapi tantangan ke depan yang semakin berat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/gatot-eddy-pramono-19012021_2.jpg)