Berita Tarakan Terkini
Lembaga Pimpinan Budi Gunawan Miliki Kantor di Kaltara, Irianto Lambrie Minta BIN Makin Profesional
Lembaga pimpinan Budi Gunawan miliki kantor baru di Kaltara, Irianto Lambrie minta BIN semakin profesional.
Penulis: Rismayanti | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Lembaga pimpinan Budi Gunawan miliki kantor baru di Kaltara, Irianto Lambrie minta BIN semakin profesional.
Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie resmikan gedung Kantor Badan Intelijen Negara Daerah ( BINDA ) Kalimantan Utara di Kota Tarakan, Rabu (20/1/21).
Sebagai salah satu daerah yang menjadi beranda nasional NKRI, dia menyampaikan, pemerintah Provinsi Kaltara mendukung adanya pembangunan gedung Kantor BINDA Kaltara.
Baca juga: Keluarga Pasien Covid-19 Laporkan Pihak RSUD Tarakan, Polres Tarakan Tegaskan Bergerak Cepat
Baca juga: Bantah Ada Penyiraman dan Penganiayaan Pasien Covid-19, RSUD Tarakan Serahkan Rekaman CCTV ke Polisi
Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalimantan Selatan, Dharma Pertiwi Cabang Tarakan Salurkan Bantuan
Irianto mengatakan, dana hibah ini diberikan karena pada saat itu BIN Kaltara tidak memiliki anggaran dan kantor sendiri.
Meskipun APBD Kaltara terbatas, kata dia, melihat urgensi keberadaan BIN di daerah ini sangat membantu upaya memperkuat dan memperlancar keamanan masyarakat.
"Dengan adanya gedung kantor saat ini, di harapkan pejabat BIN yang ada di daerah maupun petugas-petugas itu bisa bekerja makin nyaman, makin profesional," kata Irianto Lambrie usai peresmian.
Dia menyebutkan, anggaran pembangunan kantor BINDA dengan lahan seluas 6.555,21 meter persegi, di dalam APBD Kaltara sebesar Rp 15 miliar.
"Hasil lelang itu sekitar Rp 14,7 atau 14, 8 miliar. Nanti lihat kontraknya lah, ini lelang terbuka lewat elektronik," ujarnya.
Dengan gedung yang representatif, dia yakin BINDA Kaltara bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.
"Tentu hal itu akan berindikasi bagi upaya percepatan dan kualitas pembangunan di Kaltara," ucapnya.
Tak kalah penting, Kaltara merupakan daerah perbatasan. Sehingga fungsi intelijen sangat penting untuk memantau pergerakan-pergerakan di wilayah perbatasan.
Baik itu menyangkut keamanan dalam negeri maupun kaitannya dengan negara tetangga.
Terutama penyelundupan narkotika, perdagangan orang, maupun penyelundupan barang-barang illegal dan berbahaya lainnya.
Baca juga: Keladi Liliput Mutiara Jajaki Pasar Surabaya, 250 Batang Diperiksa BKP Tarakan
Baca juga: UPDATE Tambah 40, Kasus Positif Covid-19 Kaltara Capai 5.671, 1 Pasien Meninggal Dunia di Tarakan
Baca juga: Antisipasi Lakalantas, Babinsa Koramil Tarakan Utara Perbaiki Jalan Berlubang Bersama Warga
Dia menyebutkan, setidaknya ada 188 wilayah pesisir, 13 pelabuhan, 5 Bandara, 16 pengunungan, 4 sungai, 1.400 jalur tikus di semua perairan Kaltara, dan 2 Lapas yang menjadi pintu peredaran Narkotika di Kaltara.
Sebab itu, kata dia, ntuk menyelamatkan generasi muda Kaltara, peredaran narkotika harus dideteksi dini.
"Kerawanan lainnya yang patut menjadi perhatian aparat keamanan, termasuk BINDA Kaltara adalah masuknya teroris, barang ilegal, dan potensi kerawanan lainnya," ungkapnya.
(*)
( TribunKaltara.com / Risnawati )
Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com
Follow Twitter TribunKaltara.com
Follow Instagram tribun_kaltara
Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/gubernur-kalimantan-utara-irianto-lambrie-2012021.jpg)