Senin, 4 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Sempat Ada Ancaman Bom, Akhirnya Joe Biden Dilantik Jadi Presiden AS, Kamala Harris Siap Mengabdi

Sempat ada ancaman bom di gedung Mahkamah Agung Amerika Serikat, Joe Biden dilantik jadi Presiden AS, Wakil Presiden Kamala Harris siap mengabdi

Tayang:

Sebelum Amerika Serikat Biden, Kamala Harris telah dilantik terlebih dahulu sebagai wakil presiden perempuan pertama di Amerika Serikat (AS), pada Rabu (20/1/2021) siang waktu setempat.

Baca juga: Situasi Mirip Pertarungan Jokowi dan Prabowo di Indonesia, Ini Tantangan Joe Biden di Amerika

Mantan senator AS dari California ini juga merupakan orang Kulit Hitam pertama dan orang pertama keturunan Asia Selatan yang terpilih menjadi wakil presiden dan menjadi wanita berpangkat tertinggi yang pernah menjabat dalam pemerintahan.

Dia dilantik pada Rabu (20/1/2021) oleh Hakim Mahkamah Agung Sonia Sotomayor, orang Amerika Latin pertama yang bertugas di Mahkamah Agung.

Wakil Presiden Mike Pence, yang hadir untuk mewakili Presiden Donald Trump, sedang duduk di dekat Harris, saat Lady Gaga menyanyikan lagu kebangsaan AS didampingi oleh band Korps Marinir Amerika Serikat.

Sementara itu, sesaat setelah diambil sumpah jabatannya oleh Hakim Agung Sonia Sotomayor, Kamala Harris langsung men-twit di Twitter.

Dalam twitnya yang pertama sebagai Wakil Presiden AS tersebut, Kamala Harris menulis bahwa dia siap mengabdi.

"Siap untuk mengabdi," tulis Harris di akun Twitter resmi Wakil Presiden AS @VP.

Kini, Kamala Harris secara sah memegang akun resmi tersebut.

Kamala Harris resmi menjadi perempuan pertama, orang kulit berwarna pertama, dan orang Asia Selatan pertama yang menjadi Wakil Presiden AS.

Saat upacara pelantikan, Kamala Harris mengenakan pakaian serba ungu saat mengambil sumpahnya.

Pakaian itu dia kenakan sebagai penghormatan kepada Shirley Chisholm, wanita Afrika-Amerika pertama yang mencalonkan diri sebagai presiden.

Warna ini memiliki cukup penting baginya.

Ketika dia mencalonkan diri sebagai presiden, salah satu warna kampanyenya adalah ungu dan kuning.

Demokrasi Telah Menang

Presiden ke-46 Amerika Serikat Joe Biden menegaskan "demokrasi telah menang" di negara yang terguncang di tengah pandemi dan penyerbuan dua minggu lalu di gedung Capitol AS.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved