Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Terbaru, Perintahkan Polisi Sigap Laksanakan PPKM

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram terbaru, perintahkan polisi sigap melawan Covid-19 melalui pelaksanaan PPKM.

Sekretariat Presiden
Kapolri Baru Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Istana, Rabu (27/01/2021). (Sekretariat Presiden) 

TRIBUNKALTARA.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan telegram terbaru, perintahkan polisi sigap melawan Covid-19 melalui pelaksanaan PPKM.

Melalui telegram terbaru, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan 6 perintah kepada polisi di Indonesia.

Telegram Nomor ST/183/II/Ops.2./2021 yang ditandatangani Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Komjen Agus Andrianto, Polri memerintahkan Opspus Aman Nusa II-2021 dan Opsda Aman Nusa II-2021 melakukan sejumlah langkah untuk memperkuat penanganan pandemi Covid-19.

Telegram Kapolri itu sebagai respons pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ) yang dinilai belum maksimal menekan laju penularan Covid-19.

"Pelaksanaan PPKM tahap II sudah memasuki minggu terakhir, namun belum efektif menekan laju penularan Covid-19 akibat pelaksanaan PPKM yang tidak optimal dalam menekan mobilitas masyarakat," kata Agus, dalam keterangan pers, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Jenderal Polri Ini Diprediksi Jadi Kabareskrim, Perannya Tak Main-main untuk Kapolri Listyo Sigit

Berikut ini enam perintah Kapolri yang tertuang dalam Telegram ST/183/II/Ops.2./2021:

1. Melakukan analisis dan evaluasi penanganan pandemi Covid-19 bersama Forkompinda, khususnya terkait dengan efektivitas pelaksanaan PPKM yang telah dilakukan dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat serta mendukung pemulihan ekonomi nasional.

2. Komunikasi, kerja sama, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, pihak rumah sakit, dan stakeholder lainnya untuk menambah kapasitas ruang perawatan dan isolasi pasien Covid-19, serta memprioritaskan perawatan di rumah sakit khusus untuk pasien yang sudah menunjukkan gejala berat/kritis.

Bagi pasien yang masih menunjukkan gejala ringan dapat melaksanakan isolasi mandiri dengan pengawasan dari dinas kesehatan, rumah sakit, atau puskesmas setempat.

Baca juga: Latar Belakang Kapolri Listyo Sigit Prabowo Terkait dengan Panglima TNI, Ayah Bukan Orang Sembarang!

3. Melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan terutama 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved