Breaking News:

Advertorial

BP Jamsostek Nunukan Lakukan Sosialisasi Program di Kecamatan Nunukan

BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Nunukan melakukan sosialisasi manfaat program penerima upah kepada Tenaga Kerja Non ASN Kecamatan Nunukan

istimewa
BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi ke tenaga kerja non ASN Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (istimewa) 

TRIBUNKALTARA.COM,NUNUKAN - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Nunukan melakukan sosialisasi manfaat program penerima upah kepada tenaga kerja non ASN Kecamatan Nunukan di Aula Pertemuan Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (25/02/2021).

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada para pegawai non asn, perangkat desa, serta para pekerja formal dan informal di Kecamatan Nunukan.

Camat Kecamatan Nunukan H. Haini menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya para pekerja yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar setiap tenaga kerja mengetahui dan memahami betapa pentingnya manfaat jaminan sosial tenaga kerja.

“Melalui sosialisasi yang dilaksanakan oleh BPJamsostek, saya berharap peserta yang hadir memahami betapa pentingnya manfaat atau perlindungan jaminan sosial tenaga kerja, karena kita tidak tau resiko kecelakaan kerja atau resiko meninggal dunia.

Sehingga jika kita sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan keluarga yang kita tinggalkan tidak perlu khawatir dengan resiko tersebut, karena jika sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan semua biaya pertanggungan sesuai dengan kebutuhan medis menjadi tanggungan BPJS Ketenagakerjaan dan bahkan ahli waris akan mendapat santunan,” jelasnya.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nunukan Zainal Mutaqin Nasir menjelaskan selama ini kebanyakan pekerja yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial adalah pekerja seperti di perusahaan atau pabrik.

Padahal risiko kecelakaan kerja bisa terjadi kepada setiap tenaga kerja , seperti jika terjadi kecelakaan saat menuju atau pulang dari kantor atau saat melakukan tugas dilapangan.

“Semoga melalui kegiatan ini seluruh tenaga kerja non ASN, perangkat desa, pekerja formal lainnya, para petani dan pekerja informal lainnya menjadi peserta jamninan sosial tenaga kerja. Kami berharap masyarakat lebih peduli akan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja, dimana setiap sektor pekerjaan memiliki resiko masing-masing yang tidak tau kapan datangnya.

Jika peserta berhenti bekerja maka dapat melakukan klaim Jaminan Hari Tua untuk dapat digunakan sebagai modal usaha atau kebutuhan keluarga lainnya”, ujarnya.

(adv)

Editor: Cornel Dimas Satrio
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved