Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bulungan Terkini

Dapur Makan Bergizi Gratis Wajib Penuhi RLHS, Dinas Kesehatan Bulungan Ikut Dampingi

Agar program makan bergizi gratis (MBG) tidak menjadi masalah kedepan, Pemkab Bulungan lakukan FKP dalam menyusun standar pelayanan.

Tayang:
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM
PROGRAM MBG-Siswa dan siswi di Bulungan Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan program MBG dari pemerintah. 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGANPemkab Bulungan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes)  Bulungan telah melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka penyusunan Standar Pelayanan (SP) Rekomendasi Laik Higiene Sanitasi (RLHS) Tempat Pengelolaan Pangan (TPP).

Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan saja, dalam pertemuan tersebut juga dibahas terkait masalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang isunya tengah ramai berkembang di masyarakat.

Kepala Dinkes Bulungan Imam Sujono mengatakan di tengah maraknya permasalahan pada program MBG, pihaknya tidak menginginkan adanya persoalan yang terus berlarut-larut. Untuk itu, Dinkes Bulungan akan memberikan pendampingan.

“Dinas Kesehatan akan memberikan pendampingan, dari proses di dapur hingga pendistribusian,” tutur Imam Sujono.

Baca juga: SPPG Wajib Miliki SLHS, Wakil Bupati Bulungan: Dapur MBG Bermasalah akan Dihentikan

Pengawasan dilakukan terkait pemenuhan Standar Pelayana, serta Rekomendasi Laik Higiene Sanitasi (RLHS) Tempat Pengelolaan Pangan.

Terkait dengan 2 orang yang diduga keracunan MBG, Imam mengatakan, pihaknya sudah mengambil sampel dan telah dikirim ke BPOM. Hingga kini masih ditunggu hasilnya.

Dirinya meminta masyarakat untuk bersabar, pihaknya pun tidak ingin berandai-andai dan masih menunggu hasil dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Katanya, estimasi hasil akan keluar pekan depan.

“Apapun keluarannya dari BPOM nanti, kami akan mengambil hikmah dari dugaan 2 orang ini yang diduga keracunan,” terangnya.

Imam menyebutkan, pendampingan yang akan dilakukan dalam program pusat itu, Dinkes Bulungan bersama BPOM Tarakan dan Biddokkes Polda Kaltara bertugas sebagai Food Security atau ketahanan pangan.

“Kami menjaga makanan yang disajikan itu aman. Tugas kita mengawal dari sediaan makanan bahan bakunya, pengolahan makanannya, lingkungan tempat masak, orangnya yang harus terlatih,” ucapnya.

Semenjak MBG berjalan, kata Imam, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) koordinasi dengan Dinkes Bulungan masih lemah. Terlebih Dinkes Bulungan, BPOM dan Biddokkes Polda, tidak masuk dalam struktur.

“Tapi kami punya tugas, apapun yang terjadi kami tetap menjalankan tugas itu. Jadi, tanpa diminta pun ini akan kami laksanakan,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika pengawasan dari tenaga kesehatan akan terus dilakukan secara kontinyu. Secara periodik akan melaksanakan pengecekan. Jika nantinya ditemukan hal-hal yang tidak sesuai pada dapur MBG ini akan diberikan surat peringatan (SP). “Bisa kita SP, seperti untuk SMAN 1 itukan dapurnya ditutup sementara,” imbuh dia.

(*)

Penulis: Edy Nugroho 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved