Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bulungan Terkini

Viral, Remaja 16 Tahun di Bulungan Diduga Dibawa Kabur 2 Pria yang Mengaku Kerabat

Viral di WhatSapp, seorang remaja putri bernama Haira Adelia (16), diduga hilang dibawa kabur dua pria yang mengaku kerabat, dijemput di sekolah.

Tayang:
ISTIMEWA
ORANG HILANG – Foto Haira Adelia (16) remaja asal Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, yang dikabarkan hilang oleh keluarganya. Beredar informasi viral di WhatSapp mengenai seorang remaja putri bernama Haira Adelia (16), diduga hilang dibawa kabur dua pria yang mengaku kerabat. Dijemput saat jam pelajaran di sekolah, Senin (18/5/2026). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Jagat media sosial, khususnya grup percakapan WhatsApp, tengah digegerkan kabar orang hilang yang menimpa seorang remaja putri berusia 16 tahun bernama Haira Adelia.

Perempuan asal Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) itu diduga kuat dibawa kabur oleh dua orang pria yang nekat menjemputnya langsung di sekolah dengan modus mengaku sebagai kerabat.

Haira dilaporkan tak kunjung pulang ke rumah sejak Senin, 18 Mei 2026, saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung.

Tante korban, Hatijah, membenarkan kabar viral tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (19/5/2026) malam.

"Iya benar, dia keponakan saya dan kami laporkan hilang kemarin," kata Hajitah, Selasa (19/5/2026).

Dijemput saat Jam Pelajaran di Sekolah

Hatijah menceritakan kronologi awal yang membuat pihak keluarga terkejut.

Kejadian bermula saat dirinya dihubungi pihak sekolah yang mengabarkan ada dua pria bernama Ferdi dan Hendra yang datang menjemput Haira.

Salah satu dari mereka mengaku sebagai paman Haira.

"Kemarin sekitar pukul 08.00 – 09.00 wita saya ditelepon pihak sekolah. Saat itu saya sedang di posyandu membagikan MBG kepada anak-anak balita," ungkapnya.

Baca juga: Diduga Modus Penipuan, Oknum Sales Gas Kabur Setelah Dipanggil Satpol PP Tana Tidung Kaltara

Saat menelepon, pihak sekolah meminta konfirmasi mengenai izin pulang Haira.

Berdasarkan keterangan sekolah, pria bernama Hendra meminta izin membawa Haira dengan alasan ada anggota keluarga yang sedang sakit keras.

Curiga dengan alasan tersebut, Hatijah langsung membantahnya.

"Saya jawab sepertinya tidak ada keluarga yang sakit. Memang neneknya sakit tetapi itu sudah lama dan itu di Tarakan. Jadi bukan alasan untuk ijin mendadak," jelasnya.

Untuk memastikan, keluarga langsung menghubungi kerabat yang berada di Tarakan. Tetapi hasilnya nihil.

"Kami sudah hubungi keluarga di Tarakan, tapi Haira tidak ada di sana," ujar Hatijah.

Pelaku Diduga Pacar dan Saudaranya

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved