Breaking News:

Vaksinasi Covid 19 Malinau

Pengakuan Polisi Anak Buah Listyo Sigit di Malinau Usai Divaksin Covid-19, Minta Warga Waspada Hoaks

Pengakuan polisi anak buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Malinau usai divaksin Covid-19, minta warga waspada hoaks

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Wakapolres Malinau, Kompol Parlagutan Simanjuntak seusai menerima vaksinasi Covid-19 tahap ke 2 dosis pertama, di Puskesmas Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (10/3/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

"Vaksinasi ini adalah bentuk dukungan kita. Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh kabar bohong yang disebarkan oknum tidak bertanggungjawab. Cerdas menggunakan media sosial," ujarnya.

Dengan pengawalan ketat, 10.680 dosis vaksin Sinovac tiba di Gudang Farmasi, Dinkes Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (5/1/2021). Tampak penyemprotan disinfektan kepada kendaraan pembawa Vaksi Corona. ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI )
Dengan pengawalan ketat, 10.680 dosis vaksin Sinovac tiba di Gudang Farmasi, Dinkes Kaltara, Tanjung Selor, Selasa (5/1/2021). Tampak penyemprotan disinfektan kepada kendaraan pembawa Vaksi Corona. ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

Vaksinasi Tahap 2, Kabupaten Malinau Terima 50 Vial Vaksin Sinovac, 200 Sasaran Terima Dosis Pertama

Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Malinau mendapatkan 50 vial vaksin Sinovac untuk vaksinasi tahap dua.

50 botol vaksin tersebut diperuntukkan untuk 200 sasaran bagi pejabat pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Malinau.

Baca juga: Berita Vaksin Corona Sinovac Palsu Beredar, Bupati Bulungan Syarwani Garansi Vaksinasi Covid-19 Aman

Baca juga: Danlantamal XIII Tarakan Sebut dengan Vaksinasi Covid-19 Personel TNI Lebih Siap di Garda Terdepan

Baca juga: PPKM Mikro jadi Fokus Pemkab Bulungan Atasi Covid-19, Syarwani: Pemanfaatan Refocusing Anggaran

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang mengatakan, tiap botol mengandung 10 dosis vaksin.

"Vaksinasi tahap 2, Kabupaten Malinau mendapatkan 50 vial vaksin. Sesuai petunjuk di label, tiap vial komposisinya 10 dosis," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (10/3/2021).

John Felix Rundupadang mengatakan pihaknya mengantisipasi kemungkinan penyusutan dosis vaksin di setiap vialnya.

Jika dirata-ratakan, tiap vaksin diperkirakan efektif 8 dosis atau sama dengan 4 sasaran.

"Jika dirata-ratakan, tiap vial efektif untuk 8 dosis, dikalikan 50 vial, artinya ada 400 dosis, atau sama dengan 200 sasaran," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang saat ditemui di Kantor Dinkes P2KB Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (10/3/2021).
(TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI)
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang saat ditemui di Kantor Dinkes P2KB Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (10/3/2021). (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI)

Sebanyak 200 sasaran tersebut diperuntukkan untuk pejabat daerah dan petugas pelayanan publik di Kabupaten Malinau.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved