Berita Nasional Terkini
5.500 Wartawan Terima Vasinasi Covid-19, Masyarakat Pers Apresiasi Pemerintah
Masyarakat pers Indonesia menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada pemerintah atas upaya pemberian vaksin pada para wartawan.
TRIBUNKALTARA.COM, JAKARTA - Kalangan masyarakat pers Indonesia menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas upaya pemberian vaksin kepada para wartawan Indonesia dari berbagai macam organisasi media massa di tanah air.
Pemberian suntikan vaksin diperlukan oleh karena wartawan adalah satu dari beberapa profesi yang tetap bekerja di lapangan pada masa pandemi ini.
Industri pers juga termasuk jenis industri yang tidak bisa hibernasi meski situasi segenting apapun, dan malah harus bekerja lebih keras.
Oleh karena publik memerlukan informasi yang akurat dan memadai dalam menghadapi kesulitan pada masa pandemi ini.
Baca juga: Wartawan di Bulungan Ikut Vaksinasi Covid-19, PWI Kaltara Berharap Pekerja Media Jadi Prioritas
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Sementara Berjalan, PWI Tarakan Harap Ada Kuota Tambahan
Informasi yang akurat dan memadai itu, juga diperlukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam menentukan dan menyusun kebijakan, termasuk kebijakan yang terkait dengan berbagai upaya menekan laju penyebaran virus Covid-19.
Proses vaksinasi terhadap para wartawan ini digelar dalam beberapa tahap. Tahap pertama berlangsung pada tanggal 25-27 Februari 2021, di Hall Basket Ball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, serta pimpinan asosiasi profesi dan industri pers, ikut menghadiri acara pembukaan proses vaksinasi ini.
Baca juga: Selain Persis Solo, Erick Thohir Juga Beli Saham Klub Liga Inggris, Eks Bos Inter Milan Beber Alasan
Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh mengungkapkan, pada tahap pertama ini sekitar 5500 wartawan yang didaftarkan sebagai penerima vaksin.
Dari jumlah itu, yang datang dan menerima suntikan dosis pertama sejumlah 5200 orang, sedang sisanya berhalangan.
Kemudian yang datang pada suntikan dosis kedua tanggal 16-17 Maret sejumlah 5025 wartawan.
Beberapa orang yang tidak datang pada suntikan dosis kedua itu, mengikuti vaksinasi kedua di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ada yang berhalangan, dan beberapa wartawan senior mengikuti jadwal yang sudah diatur secara khusus.
Baca juga: Krisdayanti Absen, Yuni Shara Tampil Dampingi Aurel Hermansyah Saat Prosesi Siraman
Proses vaksinasi dosis kedua itu juga berlangsung di Hall Basket Ball Gelora Bung Karno (GBK).
Dan dengan jumlah wartawan yang divaksin sebanyak itu, dari laporan setiap asosiasi diketahui hampir tidak ada efek samping yang serius bagi para penerima vaksin.
Prosesnya juga berlangsung aman. Antrian tertib, proses pelayanan yang ramah memberi rasa nyaman.
“Untuk itu semua kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, para tenaga kesehatan yang ikut bekerja keras serta para panitia atas terselenggaranya suntikan vaksin ini,” ujar M Nuh didamping asosiasi jurnalis/ wartawan dan perusahaah media di Indonesia.
