Breaking News:

Ramadan

Apa Hukum Berkeramas Tengah Hari saat Berpuasa? Begini Penjelasan Lengkapnya

Apa hukumnya berkeramas pada tengah hari saat berpuasa Ramadan? Apakah membatalkan puasa?

Penulis: N Anastasia | Editor: Sumarsono
Shutterstock
Ilustrasi keramas. 

TRIBUNKALTARA.COM - Apa hukumnya berkeramas pada tengah hari saat berpuasa Ramadan? Apakah membatalkan puasa?

Disebutkan jika keramas saat puasa diperbolehkan namun memiliki hukum Mubah.

Mubah berarti boleh untuk dilakukan, bahkan lebih condong kepada dianjurkan (bersifat perintah), tetapi tidak ada janji berupa konsekuensi berupa pahala terhadapnya.

Beberapa dalil yang mendukung pernyataan hukum keramas saat puasa tersebut adalah sebagai berikut

Baca juga: Cara Keramas agar Tak Membatalkan Puasa Ramadan, Ikuti Langkahnya

1. Rasulullah menyiramkan air ke kepala saat berpuasa

لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعَرْجِ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ الْمَاءَ، وَهُوَ صَائِمٌ مِنَ الْعَطَشِ، أَوْ مِنَ الْحَرِ

“Sungguh aku menyaksikan Rasulullah Shallallhu ‘Alayhi wa Salam di ‘Araj menyiramkan air keatas kepalanya sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, karena dahaga dan panasnya cuaca” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Al-Baihaqi)

Hadits tersebut dengan jelas menggambarkan bahwa Rasulullah SAW sendiri mandi saat siang hari dan mendinginkan kepalanya dengan menyiramkan air.

2. Rasulullah mandi junub saat Subuh

وكان ابْنُ عُمَرَ -رضى الله عنهما- بَلَّ ثَوْبًا ، فَأَلْقَاهُ عَلَيْهِ، وَهُوَ صَائِمٌ

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved